FIFA Tunda Piala Dunia U-20 di Indonesia

0
4
Picsart 12 25 07.14.39
Sekretaris Umum KONI Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena.

Denpasar, DENPOST.id

FIFA menunda pelaksanaan Sepak Bola Piala Dunia U-20 yang semula dijdawalkan berlangsung Mei 2021, di Indonesia, termasuk Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, sebagai venue pertandingan.

Sekretaris Umum KONI Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Jumat (25/12/2020) mengungkapkan siaran pers yang diterima dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan sesuai keputusan FIFA tentang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 yang semula akan berlangsung di Indonesia tahun 2021, tadi malam diperoleh informasi penundaaan even tersebut, dari PSSI dan kemudian langsung di download di website FIFA.

Baca juga :  Hadapi  Than Quang Ninh Vietnam,l BU Bertekad Petik Poin Penuh di Kandang

Dalam keterangan resminya tersebut, FIFA telah menyebutkan tentang keputusannya menunda secara resmi penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup 2021, yang semula diselenggarakan di Indonesia Mei dan Juni 2021 ditunda tahun 2023. ”FIFA telah menunda penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup 2021 yang semula direncanakan diadakan tahun 2021 di Peru ditunda menjadi tahun 2023,’’ kata Mochamad Irawan.

Mochamad Irawan menjelaskan, pemerintah memahami sepenuhnya keputusan FIFA tersebut, dengan alasan adanya penyebaran pandemi Covid-19, yang masih berkembang hampir merata di seluruh penjuru dunia. Selain itu, pemerintah juga sangat menghormati FIFA karena sebelum keputusan tersebut diambil terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspek dan sangat mengapresiasi kesungguhan Pemerintah Indonesia, bersama PSSI sebagai LOC yang telah melakukan berbagai langkah persiapan suksesnya penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup 2021.

Baca juga :  April, Penentuan Kuota Atlet dan Pelatih PON Harus Tuntas

”Saya menyampaikan terimakasih kepada PSSI yang telah bekerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam persiapan selama ini,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan keputusan FIFA tersebut kepada Menko PMK Zainudin Amali. Langkah terdekat segera dilakukan adalah mengadakan rapat koordinasi awal Minggu depan dipimpin Menko PMK dan mengundang semua pihak terkait, baik unsur pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta PSSI. Beberapa hal penting yang akan dibahas antara lain penjelasan lengkap penundaan even tersebut, up date (data terbaru) dan kelanjutan renovasi sejumlah stadion dan lapangan latihan, serta up date dan kelanjutan pembinaan Timnas yang sudah dipersiapkan diperkirakan akan berubah (disesuaikan usia pada saat itu) karena even tersebut berlangsung di tahun 2023. (103)

Baca juga :  Didukung Tiga BUMN, Koster Salurkan 2.500 Paket Sembako

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini