Prokes Ketat, 10 Jemaat Gereja GPIB Ekllesia Diminta Pulang

0
9
Picsart 12 25 07.15.10
IBADAH NATAL - Ibadah Natal di Gereja GPIB Ekllesia di Bandara Ngurah Rai nampak aman dan lancar.

Kuta, DENPOST.id

Ibadah Natal di Gereja GPIB Ekllesia di Bandara Ngurah Rai dijaga puluhan petugas gabungan. Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) juga diterapkan secara ketat. Selain masuk ke gereja secara bergantian, proses ibadah juga dilakukan secara live streaming.

Dikonfirmasi terkait pengamanan ibadah Natal di Gereja GPIB Ekllesia, Kasubag Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi mengatakan hingga ibadah Natal selesai, jumlah jemaat yang hadir di Gereja GPIB Ekllesia sebanyak 401 orang. “Personel gabungan, Polda Bali, Polresta termasuk pihak keamanan bandara dan pecalang turun melakukan pengamanan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes),” katanya, Jumat (25/12/2020).

Baca juga :  Dihantam Corona, Pengusaha Travel Beralih ke Usaha Ini

Sebelum memasuki gereja, para jemaat menjalani pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru Covid-19,” kata Ketut Sukadi.

Dilanjutkannya, sebanyak 10 orang jamaat yang berusia di bawah umur 17 tahun diminta pulang. “Karena ada aturan dari pihak gereja yang membatasi usia jemaat. Jadi, yang diperbolehkan masuk dan mengikuti ibadah adalah usia di atas 17 tahun sampai 65 tahun,” ucap Ketut Sukadi.

Baca juga :  Pantai Pandawa Dibuka Dengan Tatanan Baru, Gubernur Bali Harapkan Ini

Ibadah juga dilakukan secara bergantian, mengingat jumlah jemaat dengan kapasitas gereja tak memadai. “Sesi pertama selesai lalu digantikan dengan jemaat lainnya. Ruangan yang ada di gereja disterilkan kembali dengan cairan disinfektan,” katanya.

Dikatakan Ketut Sukadi, jumlah petugas keamanan yang siaga di Gereja GPIB Ekllesia sebanyak 41 orang termasuk dari pihak gereja dan pecalang setempat. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini