52 Napi Bangli Terima Remisi Nataru, Satu Orang Bebas

0
16
Picsart 12 27 07.23.27
TERIMA REMISI - WBP di Lapastik Bangli, saat menyanyi dan doa bersama terkait Natal, sebelum menerima remisi khusus, beberapa hari lalu.

Bangli, DENPOST.id

Sebanyak 53 orang narapidana (napi) di Bangli, baik yang menjadi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Bangli
maupun di Lapas Narkotika (Lapastik) Bangli menerima remisi khusus berkaitan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Enam orang, di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Mereka menerima masa pengurangan tahanan itu, dengan nilai pengurangan masa tahanan bervariasi. Paling singkat 15 hari sampai satu bulan 15 hari. Bahkan ada satu orang napi yang dinyatakan langsung bebas karena masa hukumannya habis dipotong remisi tersebut.

Humas Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Putu Surya Dharma menyebutkan untuk di Rutan Bangli saat ini, ada delapan WNA yang ditahan dan hanya dua orang di antaranya yang mendapat remisi. “Keduanya merupakan WNA asal Rusia,” sebut Surya Dharma, dikonfirmasi Minggu (27/12/2020).

Baca juga :  Sempat Menghilang Saat Melaut, Nelayan Pengambengan Akhirnya

Sedangkan di Lapastik, ada 13 WNA beragama Kristen yang menjadi WBP, di mana hanya empay orang di antaranya yang mendapat remisi khusus Nataru.

Sementara Kepala Rutan Klas II-B Bangli, Made Suwendra menambahkan proses penyerahan keputusan itu tidak dilakukan dalam serimonial sebagaimana sebelum-sebelumnya. Namun, hanya lewat daftar nama penerimanya yang ditempel di papan pengumuman. Hal ini untuk mengikuti protokol penanganan virus corona, dan sesuai edaran dari Dirjen Pemasyarakatan, Kemenkumham RI. “Jadi kami tidak ada upacara penyerahan remisi. Pemberitahuan remisi dapat di lihat di papan pengumuman. Makanya tidak ada foto dokumentasi penyerahannya,” sambungnya.

Baca juga :  Ketut Ngasti Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Dijelaskan, penerima remisi khusus ini adalah hasil usulan ke pemerintah pusat. Di mana, sebelumnya ada 24 napi beragama Kristen yang diusulkan, namun yang memenuhi syarat hanya 16 orang.
Remisi pertama 13 orang, dengan potongan masa tahanan 15 hari.
Remisi selanjutnya tiga orang, dengan potongan masa tahanan selama satu bulan. “Yang turun SK remisi pertama baru sepuluh orang dan yang turun SK remisi selanjutnya 3 orang. Remisi pertama yang belum turun tiga orang. Di mana satu orang langsung bebas dan dua orang masih dalam proses,” beber Suwendra.

Baca juga :  Meski Kalah, Mas Sumatri Hadiri Penetapan Paslon Terpilih

Kebijakan yang sama juga diterapkan pada para tahanan di Lapas Narkotika (Lapastik) Kelas II-A Bangli. Sebanyak 36 WBP mendapat remisi Nataru. Rinciannya, 30 orang remisi satu bulan dan sisanya menerima masa potongan tahanan satu bulan 15 hari. “Di kami (WBP Lapastik) tak ada yang langsung bebas, baik yang lokal maupun asing. Sebab semuanya masih harus menjalani sisa hukuman sesuai vonis yang diterima,” ungkap Kepala Lapastik Bangli, Agus Pritiatno.(128)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini