Bendesa Kesiman Bakal Tingkatkan Perhatian Terhadap Pemangku

0
5
Picsart 12 28 11.03.57
Jero Mangku Ketut Wisna

Kesiman, DENPOST.id

Jero Mangku Ketut Wisna, resmi terpilih sebagai Bendesa Adat Kesiman periode 2020-2025 melalui voting krama. Pada awal kepemimpinan, dia ingin mewujudkan program prioritasnya yakni meningkatkan perhatian kepada pemangku di Desa Adat Kesiman.
“Salah satunya ring parahyangan, yakni mengembalikan tatanan tatwa dewa yang dilaksanakan di Desa Adat Kesiman karena Kesiman mempunyai tata cara khusus dalam hal ini. Pemangku harus mendapat perhatian khusus,” kata Wisna, Senin (28/12/2020).

Dalam konteks yang lebih luas, dia menyadari bahwa tantangan desa adat di era kini semakin berat. Itu disebabkan karena budaya dan beragam pemikiran yang masuk ke Bali, khususnya desa adat. Hal itu tentu menjadi tantangan adat, tradisi dan budaya yang merupakan nilai kepariwisataan Bali.
“Pariwisata Bali berkonsep pariwisata adat tradisi budaya. Desa adat sebagai pelaksana, pelestari, penjaga adat budaya Bali, maka banyak tantangan yang harus kita hadapi di desa adat, maka ini perlu sinergitas semua pihak. Krama adat harus berperan serta dalam mempertahankan nilai-nilai budaya,” ungkapnya.

Baca juga :  Gandeng BRI, Kakorlantas Bantu 6.249 Sopir di Bali

Tokoh-tokoh krama adat, yowana menurutnya dapat berperan dalam hal tersebut dengan tetap berdasarkan pakem-pakem adat seperti awig, purana dan bhisama. Termasuk Peraturan Daerah, Peraturan Gubernur. Dengan begitu, Krama dapat menciptakan harmonisasi seperti konsep Tri Hita Karana.
“Bendesa mengandung makna Banda Desa, yakni pemersatu desa adat. Tentunya melibatkan semua unsur krama adat baik dari prajuru adat dan yowana bersinergi dalam membangun desa Amsdat. Tetap berpegang teguh terhadap adat budaya tradisi yang telah diwarisi oleh leluhur,” tutupnya. (106)

Baca juga :  Dikunjungi Kapolda, Ketua KPU Bali "Adukan" Sejumlah Masalah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini