Sukseskan Program Prioritas, Gubernur Tegaskan Birokrasi Jangan Normatif

0
4
Picsart 12 29 10.32.04
LANTIK PEJABAT - Gubernur Bali, Wayan Koster saat melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Bali, Selasa (29/12/2020).

Sumerta Klod, DENPOST.id

Mendukung terwujudnya program prioritas berbasis visi Nangun Sat Kerti Loka Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan jajaran birokrasi Pemprov Bali agar tak bekerja normatif.
Itu dia sampaikan dalam pelantikan pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Bali, Selasa (29/12/2020) di Denpasar.

Mengawali arahannya, Gubernur Koster kembali menegaskan bahwa dalam pengisian jabatan setingkat eselon 2, 3 dan 4 kali ini, semaksimal mungkin telah mengupayakan penempatan yang mendekati apa yang menjadi keinginan bersama. “Jadi, penempatan pejabat ini bukan berdasarkan keinginan saya atau yang lain-lain. Semua didasari atas kebutuhan untuk menjalankan roda pembangunan,” ujarnya.
Dia kemudian menyebut lima program prioritas yang harus menjadi perhatian jajaran birokrasi, yakni bidang 1 Pangan, Sandang dan Papan, bidang 2 Kesehatan dan Pendidikan, bidang 3 Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, bidang 4 Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya, serta bidang 5 Pariwisata.

Baca juga :  Ditanya RUU Provinsi Bali, Ini Jawaban Koster

Kelima program prioritas itu didukung oleh upaya penguatan infrastruktur darat, laut dan udara. Menurut mantan anggota DPR RI tiga periode ini, upaya mengakselerasi lima program prioritas itu membutuhkan dukungan SDM yang secara utuh memahami visi Nangun Sat Kerthi Loka Nangun Bali. “Bukan hanya sekadar paham tapi mendalami, menghayati, bisa melaksanakan, mengakselerasi, inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Sementara Kepala BKD Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana menerangkan pelantikan pejabat dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan karena pejabatnya memasuki masa pensiun, beralih ke fungsional dan meninggal.
Rincian yang dilantik, yakni satu orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama/Eselon 2, yakni Kadis PUPR Nusakti Yasa Weda, 68 Pejabat Administrator/Eselon 3 (Kepala Bidang/Kepala Bagian) dan 240 Pejabat Pengawas/Eselon IV (Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian). Dengan pengisian kekosongan jabatan ini, Lihadnyana berharap kinerja organisasi Pemprov Bali berjalan lebih optimal. (106)

Baca juga :  201 Orang di Pasar Kumbasari Jalani Tes Cepat, Hasil 9 Orang Reaktif

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini