Penumpang Hanya Kantongi Hasil Tes Antibodi, Satu Bus Diminta Putar Balik

0
14
Penumpang Hanya Kantongi Hasil Tes Antibodi, Satu Bus Diminta Putar Balik
UJI CEPAT – Sejumlah penumpang tengan antre untuk melakukan uji cepat antigen di Gilimanuk.

Negara, DENPOST.id

Sejak SE Gubernur berlaku dari tanggal 18 Desember 2020 hingga hingga 4 Januari 2021, petugas di kawasan Pelabuhan Gilimanuk melakukan pengawasan cukup ketat. Aturan untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus membawa hasil uji cepat (rapid test) antigen terus dipantau. Sementara surat keterangan uji cepat antibodi sudah tidak berlaku.

Dari informasi pada Selasa (29/12/2020), petugas menemukan ada  satu bus yang mengangkut sejumlah penumpang yang terpaksa diminta putar balik. Hal itu lantaran para penumpang bus hanya mengantongi surat uji cepat antibodi. “Sesuai aturan kami arahkan untuk melaksanakan rapid antigen di Lab Klinik Kimia Farma. Namun karena mereka menolak maka dengan terpaksa mereka harus dipulangkan atau putar balik,” kata Kasat Pol PP Pemprov Bali, Dewa Nyoman Rai Darmadi.

Baca juga :  Lumpuh dan Bertahan Hidup, Artana Buat Kerajinan Anyaman Bambu

Dikatakannya, SE Gubernur Bali No. 2021 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Pemprov Bali terus berupaya menegakkan implementasi SE tersebut. Untuk itu pengawasan terus diintesifkan di pintu-pintu masuk Bali.

“Selain Satpol PP yang bertugas mengecek di pintu-pintu masuk Bali, juga dilibatkan unsur TNI/Polri dan petugas di pintu masuk Bali,” katanya.

Baca juga :  Pantai Melasti Tutup Hingga 31 Maret

Rai Darmadi menegaskan, penegakan SE Gubernur ini semata-mata dilakukan untuk melindungi masyarakat Bali dari ancaman penyebaran Covid-19. “Seperti yang kita ketahui, trend penyebaran Covid-19 akhir-akhir ini memang cenderung naik, tidak hanya di Bali tapi di seluruh Indonesia. Maka sesuai dengan arahan pusat, pengetatan ini perlu dilaksanakan menyusul libur panjang,” katanya.

Dewa Rai Darmadi berharap, dengan berbagai upaya dan kerjasama semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah penyebaran virus berbahaya ini bisa ditekan. “Sembari kita menunggu vaksin, hal yang harus kita lakukan saat ini adalah taat terhadap prokes, serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Jika semua sudah menjalankan, kami yakin bisa menekan penyebaran Covid-19 terutama di Bali,” tandasnya.(120)

Baca juga :  Bangkai Lumba-lumba Ditemukan Terdampar di Pantai Rambut Siwi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini