Buru Pembunuh Teller Bank, Kapolda Perintahkan Bentuk Tim Khusus

0
10
Picsart 12 30 11.04.36
RILIS AKHIR TAHUN - Kapolda Bali saat jumpa pers akhir tahun, di Mapolda Bali, Rabu (30/12/2020).

Kereneng, DENPOST.id

Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, mengatensi kasus pembunuhan terhadap teller Bank Mandiri, Ni Putu Widiastiti (24), di Jalan Kertanegara No. 24, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Senin (28/12) lalu.

“Saya perintahkan anggota Dit. Reskrimum dan Sat. Reskrim Polresta Denpasar membantuk tim khusus buru pelaku pembunuhan itu,” tegasnya, saat jumpa pers akhir tahun di Mapolda Bali, Rabu (30/12/2020).

Putu Jayan menambahkan, kasus pembunuhan tersebut, proses penyelidikan masih berlangsung. “Masih dalam pengumpulan bukti-bukti dan mendalami keterangan saksi. Untuk motif, dugaan awal perampokan,” katanya.

Baca juga :  400 PPDN Dites di Gilimanuk, Dua Positif Covid-19

Sebelumnya, pegawai Bank Mandiri asal Banjar Pekuwudan, Sukawati, Gianyar itu diduga menjadi korban pembunuhan. Korban dibantai secara sadis dengan mengalami 25 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif kasus pembunuhan tersebut. “Dugaan awal perampokan. Sebab motor korban hilang dari garase rumahnya,” kata salah seorang petugas yang ditemui di lokasi kejadian.

Menurut petugas tersebut, jenazah korban pertama kali diketahui oleh pacarnya Gede Hara Yoga Iswara (24). Mulanya pemuda yang tinggal di Jalan Pulau Buru, Denpasar Barat itu hendak menjemput korban. Sebab dia diberitahu oleh teman korban, jika pacarnya belum datang ke kantor.

Baca juga :  Setelah Operasi Prostat, Anggota DPRD Denpasar Putu Tjawi Meninggal

Kemudian sekitar pukul 08.30, saksi sampai di rumah korban. Saat itu dia melihat pintu pagar terbuka dan sepeda motor Honda Scoopy pacarnya telah hilang. Karena curiga dia lantas bergegas ke lantai dua yakni ke kamar korban. “Saksi sudah melihat banyak bercak darah di tangga dan ruangan lantai satu. Dan setelah dicek ke kamar, ternyata korban sudah teletang di atas kasur bersimbah darah. Saat itu, korban dalam keadaan hanya mengenakan BH dan celana kain pendek,” beber petugas. (124)

Baca juga :  Bantuan Pemerintah Diduga Nyaplir, Ratusan Warga Karangasem Datangi Dewan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini