PHRI Badung Dukung Kebijakan Pusat

0
4
Picsart 12 30 03.59.02
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya

Mangupura, DENPOST.id

Penutupan pintu masuk untuk warga negara asing (WNA) yang dilakukan Pemerintah Pusat dipandang cukup efektif. Bahkan, penutupan tersebut dipandang tidak terlalu berpengaruh bagi Bali, mengingat selama ini Bali belum juga membuka diri untuk wisatawan mancanegara. Hal itu dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya.

“Kita sangat mendukung adanya penutupan pintu masuk untuk WNA. Pasalnya banyak faktor yang mempengaruhi, terutama munculnya virus Corona varian baru B117 yang berawal di Inggris tersebut,” ujarnya, Rabu (30/12/2020).

Baca juga :  Prokes Ketat, 10 Jemaat Gereja GPIB Ekllesia Diminta Pulang

Dikatakannya, saat ini kesehatan masyarakat sangat penting, meski pemulihan ekonomi juga tak kalah penting. Namun, keputusan yang diambil Pusat menurutnya pasti sudah dipikirkan dengan matang. Apalagi Corona jenis baru ini disebut lebih ganas dari virus Corona sebelumnya.
“Kejadian ini sama dengan Tiongkok yang memanfaatkan wisatawan domestiknya saja. Sampai betul-betul semua bersih dari Covid-19, baru berani membuka untuk wisatawan mancanegara,” bebernya.

Baca juga :  Diskerpus Badung Gelar Pelatihan Membuat Kue Kering

Lebih lanjut dikatakan, Bali sejauh ini memang menerima kedatangan WNA, namun sifatnya terbatas. “Penerbangan internasional kan belum dibuka untuk umum. Hanya untuk diplomatik, bisnis dan yang lainnya. Bahkan untuk WNA sendiri, yang datang ke Bali akan turun dulu di Jakarta dan baru ke Bali,” paparnya.

Dikatakan pula, dengan ditutupnya wisatawan mancanegara, pemerintah harus menggiatkan lagi wisatawan domestik yang ada. Selain itu untuk destinasi dan yang lainnya juga harus mengetatkan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes). (115)

Baca juga :  Giri Prasta Apresiasi Masukan Dewan untuk Penyempurnaan APBD Tahun 2021

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini