Pembunuh Pegawai Bank Ditangkap Saat Kencan 

0
24
Konsep Otomatis

Padangsambian, DenPost

Raut wajah Putu AHP (14) nampak tenang saat digelandang dari ruang tahanan Polresta Denpasar, Kamis (31/12). Remaja asal Banyuning, Buleleng itu, ditangkap saat kencan bersama pasangan sejenisnya di Pelabuhan Penimbangan, Buleleleng, Kamis (31/12) sekitar pukul 00.30.

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, pelaku ditangkap saat sedang santai di Pelabuhan Penimbangan dengan pasangannya. “Pelaku diketahui penyuka sesama jenis,” ujarnya.

Akibat ulahnya itu, pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 338 dan Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, niat awal tersangka hanya ingin mencuri. Mukanya, pada Sabtu (26/12) sekira pukul 12.00, Putu AHP yang kos di belakang rumah korban melintas depan TKP di Jalan Kerta Negara, Gg Widura, nomor 24, Desa Ubung Kaja, Denpasar Barat. “Dia melihat korban sedang sendirian sehingga semakin menguatkan niatnya ingin mencuri,” katanya, didampingi Kasat Reskrim Kompol Dewa Gede Anom Danujaya.

Baca juga :  Ngamuk, ODGJ Diamankan Satpol PP Denpasar

Lalu pada Minggu, sekira pukul 16.00, pelaku mengambil pisau dapur milik ibu tirinya kemudian berjalan menuju rumah korban yang berjarak 50 meter dari kosnya. “Pelaku melewati rumah korban sambil mengawasi dan melihat korban di kamar lantai satu,” ucapnya.

Lalu setelah mendapatkan kesempatan, pelaku masuk dan sembunyi di salah satu kamar lantai satu. Dan saat itu, pelaku melihat korban menuju lantai dua hendak mandi. Sekira 50 menit kemudian, pelaku naik dan melihat korban main HP depan kamar. Korban membalikkan badan dan korban melihat pelaku dan kaget teriak maling tiga kali.

Baca juga :  Kapolda Jamin Tak Ada Teror Saat Malam Tahun Baru

Pelaku yang tepergok mendorong korban ke belakang hingga terjatuh di kasur dan dibekap dan ditusuk. “Pisau ini sudah disipakkan. korban sempat melawan merebut pisau dengan cara menusuk lengan kiri pelaku hingga terluka dan juga di telapak tangan. Sempat terjadi perlawanan yang dilakukan korban,” ucap Kombes Jansen.

Pelaku kembali merebut pisau dari korban dan setelah korban tak berdaya dengan sejumlah luka tusukan, pelaku kabur mengambil sepeda motor kemudian kabur ke Buleleng. “Pelaku juga mengambil uang korban Rp 200 ribu dan buku tabungan Bank Mandiri,” imbuhnya.

Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Masker Kain, Gugus Tugas Libatkan 50 Garmen

Sementara itu, pelaku Putu AHP mengaku menyesali perbuatannya. “Saya menyesal pak, saya terpaksa melakukannya,” ucapnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini