Pesta Miras Malam Tahun Baru, Empat Warga Diamankan

0
6
Picsart 01 01 06.11.47
PESTA MIRAS - Anggota Polres Klungkung bersama pecalang mengamankan warga yang pesta miras di Jalan Raya Setyaki, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kamis (31/12/2020).

Semarapura, DENPOST.id

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung bertindak tegas terhadap warga yang pesta miras di jalan pada malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2020). Ada empat warga diamankan ke Polres Klungkung ketika melakukan pesta miras di Jalan Raya Setyaki, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Apalagi mereka nyaris melakukan baku hantam dan bahkan ada yang sampai membawa celurit karena terpengaruh minuman keras.

Kapolsek Klungkung, Kompol Nyoman Suparta ketika dikonfirmasi mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut Kapolsek, kejadiannya berawal adanya cekcok mulut antara I Gede Ardana (26) alamat Jalan Werkudara No. 3A Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin dengan sejumlah rekannya yang melakukan pesta miras di Jalan Raya Setyaki, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin sekitar pukul 23.30 Wita.

Baca juga :  Penglipuran Jadikan Sampah Barang Berguna dan Bukan Dijauhi

Mendengar keributan tersebut, kemudian datang Wayan Widiatmika yang kebetulan berada dekat lokasi melerai. Namun ketika melerai, terjadi kesalahpahaman antara Ardana dan Widiatmika yang menimbulkan saling dorong.

Melihat hal tersebut, I Putu Sujena selaku kakak dari I Gede Ardana tidak terima, sehingga kembali terjadi cekcok mulut dan saling dorong antara I Putu Sujena dan Widiatmika yang menyebabkan keduanya terjatuh.

“Saat terjatuh itu, keduanya (Sujena dan Widiatmika) menderita luka lecet di siku tangan kanan,” ujar Kapolsek, Nyoman Suparta, Jumat (1/1/2021).

Baca juga :  Suwirta Ajak Kepala OPD Sisihkan Pendapatan

Menurut Kapolsek, setelah keduanya terjatuh kemudian datang lagi sepupu Widiatmika, yakni I Kadek Gandiastika (40) alamat Jalan Werkudara Gang IV No. 10, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin. Saat itu, Gandiastika yang mengira sepupunya dikeroyok oleh Putu Sujena dan adiknya, Gde Ardana kemudian spontan mengambil celurit. Untungnya, saat itu Sujena dan Ardana keburu kabur sehingga tidak terjadi pertumpahan darah.

“Kejadian ini sempat dilaporkan ke anggota. Sehingga bersama pecalang Br. Gunung Hyang segera mendatangi TKP dan mengamankan kedua pihak ke Polres Klungkung,” katanya.

Baca juga :  Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx

Menurut Kapolsek, sampai saat ini kedua pihak sudah berdamai secara lisan dengan disaksikan prajuru adat masing- masing. Namun, karena masih dalam pengaruh miras kedua belah pihak malam itu tetap diamankan di Polres Klungkung. “Kedua pihak sudah berdamai secara kekeluargaan di Polres. Dan tadi infonya mereka sudah boleh pulang,” imbuhnya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini