Tahun Baru, Komunitas Reog Harapkan Pariwisata Segera Pulih

0
3
Picsart 01 03 09.31.26
SENIMAN REOG - Saiful (kanan) berharap pariwisata Bali kembali pulih. Dengan begitu aktivitas seni seperti kesenian Reog kembali eksis.

Dauh Puri, DENPOST.id

Di tengah pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi Covid-19, tak banyak aktivitas yang bisa dilakukan komunitas Reog Sardulo Mbalelo Bali. Agenda pentas yang saat normal mencapai belasan per tahun, kini menyusut drastis. Bukan hanya pentas, latihan rutin juga jarang berlangsung.

Saiful, Ketua Reog Sardulo Mbalelo Bali, saat dihubungi Minggu (3/1/2021) menuturkan, selama tahun 2020 ini komunitasnya hanya mengisi pentas budaya yang bersifat sosial. Belum lama ini, komunitas ini sempat mengisi pentas budaya di Denpasar.
Karena kegiatan sosial, pihaknya tidak menuntut bayaran normal. Panitia hanya memberi sekadar uang perjalanan sesuai kemampuan panitia. Kendati begitu dia tetap bersyukur mendapat ruang pentas, untuk merawat kreativitas anggota komunitas.

Baca juga :  Tekan Kasus DBD, Jumantik Gencarkan Penyuluhan

“Kalau untuk kesenian Reog, lumpuh pak. Untuk latihan pun kita baru-baru ini dengan protokol kesehatan. Selama pandemi kita hampir tidak ada kegiatan, sebelumnya pernah mengadakan tiga kali bansos,” ungkapnya. Di tengah kondisi yang tak pasti itu, pihaknya berharap ada harapan baru pada tahun 2021.
Dia mendoakan agar pariwisata Bali kembali bangkit. Dengan begitu, menurutnya pelaku seni dan komunitas kesenian di Nusantara khususnya di Bali akan kembali bergairah.

Baca juga :  33 Pedagang Kumbasari Jalani Swab Test

“Sangat berdampak. Pada tahun 2017 hingga 2019 (saat pariwisata Bali normal), rata-rata per tahun kita 18 kali tampil. Baik even nasional maupun internasional maupun acara adat seperti pernikahan,” ungkap Saiful.

Tentang Reog Sardulo Mbalelo Bali, komunitas ini beranggotakan sebanyak 60 jathol atau seniman. Menariknya, anggota komunikasi ini 90 persen didominasi warga Bali. Selain sinergi bersama universitas, hal tersebut karena komunitas ini bersinergi bersama desa adat di Dalung, lokasi sanggar. (106)

Baca juga :  Tanpa Identitas dan Tak Bermasker, 8 Gepeng Diangkut Satpol PP

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini