Dibobol Maling, Rambut Sedana dan Bunga Emas Raib

0
10
Picsart 01 03 07.30.37
OLAH TKP - Polisi saat melakuan olah TKP di Pura Ulun Suwi Sakenan, Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (3/1/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Belum terungkap kasus pencurian pretima di sebuah pura di Kabupaten Gianyar belum lama ini, kali ini kembali terjadi pencurian pretima di Pura Ulun Suwi Sakenan, Banjar Tengah, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Gianyar yang di obok-obok maling. Akibatnya, sepasang pretima berupa rambut sedana dan puluhan bunga emas berhasil dibawa kabur oleh pencuri.

Kejadian ini pertama kali diketahui pemangku pura setempat, Gusti Mangku Nyoman Raka, Minggu (3/1/2020) sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, Mangku Raka hendak memasang kabel dan lampu penerangan. Pada saat memasang lampu di bangunan gedong penyimpanan pratima/benda sakral, pria ini melihat sejumlah bunga emas tercecer dan berada di luar pintu. Kemudian Mangku Raka kemudian memeriksa keberadaan benda dua pasang pratima rambut sedana, namun sudah tidak ada ditempatnya.

Baca juga :  Mantan Bupati Klungkung, dr Tjokorda Gde Agung Tutup Usia

Mangku Raka juga melihat gembok pintu gedong penyimpanan dalam keadaan rusak dan kain pembungkus pratima dalam keadaan acak-acakan. Atas kejadian tersebut, diberitahukan kepada Kelian Pekaseh lanjut dilaporkan kepada Polsek Blahbatuh. Menerima laporan, anggota personel Polsek Blahbatuh dan Tim Inafis Polres Gianyar mendatangi lokasi dan langsung mengamankan TKP dan melakukan olah TKP.

Hasil keterangan sejumlah saksi, benda sakral yang hilang berupa 30 buah bunga sekar emas dengan berat secara keseluruhan 45 gram, dua buah patung rambut sedana dengan prerai atau muka patung terbuat dari emas dengan berat 40 gram. Keseluruhan berat emas yang hilang seberat 85 gram. Kerugian mencapai Rp51 juta.

Baca juga :  Sehari, 14 Warga Terpapar Virus Corona di Bali

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widiatmoko mengatakan terhadap kasus ini polisi sudah turun ke TKP untuk melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi. Kini polisi masih melakukan penyelidikan. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini