Cegah Pedagang Meluber, Satpol PP Jaga Jl. Gajah Mada

0
4
Cegah Pedagang Meluber, Satpol PP Jaga Jl. Gajah Mada
BERJAGA – Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga bersama anggotanya menjaga sekaligus mencegah pedagang tidak lagi berjualan di Jl. Gajah Mada, Selasa (5/1/2021) pukul 23.00.

Pemecutan, DENPOST.id

Mencegah kembali ramainya pedagang berjualan di trotoar dan badan jalan, Satpol PP Kota Denpasar, Selasa (5/1/2021) malam menjaga Jl. Gajah Mada. Bahkan, di ujung utara Jl. Gunung Kawi dipasang pagar pembatas dari besi agar pedagang tidak berjualan meluber ke jalan.

”Kami bersama Dinas Perhubungan (Dishub) setiap hari menjaga Jl. Gajah Mada dan Jl. Gunung Kawi tiga shift mulai pukul 23.00 sampai pukul 06.00 agar pedagang tidak kembali berjualan di trotoar dan badan jalan. Semua pedagang sudah direlokasi ke pelataran Pasar Badung agar sepanjang Jl. Gajah Mada bersih,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Rabu (6/1/2021).

Baca juga :  Kiriman Sampah Menurun, DLHK Fokus Lakukan Ini

Anom Sayoga menjelaskan, jika tidak dijaga, para pedagang kerap kucing-kucingan dengan petugas. Sebelum ada penjagaan, pedagang yang buka mulai pukul 23.00 hingga pukul 06.00 berdesak-desakan berjualan di trotoar dan badan Jl. Gajah Mada maupun Jl. Gunung Kawi. Sampah dibiarkan berserakan sehingga mengotori sepanjang jalan. ”Kalau ada pedagang kembali berjualan di trotoar Jl. Gajah Mada kami arahkan ke pelataran Pasar Badung. Selain melakukan sosialisasi kepada pedagang maupun pengunjung mengikuti protokol kesehatan (prokes) agar tidak terpapar virus corona,’’ katanya.

Baca juga :  Peguyangan akan Batasi Penghuni Kos, Pelanggar Disiapkan Sanksi Isolasi

Dia mengungkapkan, masih ada satu dua pedagang membandel berjualan di trotoar Jl. Gajah Mada. Setelah diberi peringatan langsung pindah ke pelataran Pasar Badung. Selama menjaga Jl. Gajah Mada dan sekitarnya, Anom mengaku belum mengambil tindakan represif, dan lebih banyak melakukan pembinaan. ”Tempat berjualan bukan di trotoar dan jalan, melainkan di pasar sehingga tidak menganggu arus lalu lintas. Kalau berjualan memakai fasilitas umum melanggar Perda No.1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Melaju Lurus di Persimpangan, Grand Max Tabrak Bule Rusia

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini