Koster Wajibkan PNS Baru Belanja Rp 500 Ribu di “Bali Bangkit”

0
8
Koster Wajibkan PNS Baru Belanja Rp 500 Ribu di
DILANTIK - Pelantikan CPNS di lingkungan Pemprov Bali pada Rabu (6/1/2021) di Taman Budaya.

Sumerta, DENPOST.id

Peresmian formasi anyar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Provinsi Bali ditandai dengan pelantikan 664 PNS baru pada Rabu (6/1/2021) di Taman Budaya Provinsi Bali. Pelantikan yang berlangsung dalam jaringan dan luar jaringan itu dipimpin Gubenur Bali, Wayan Koster.

Kepada ratusan CPNS itu, Koster mengucap selamat atas keberuntungan yang telah diperoleh. Momentum itu digunakannya untuk mengenalkan visi Pemerintah Provinsi Bali yang berbasis Nangun Sat Kerti Loka Bali, yang berlandaskan pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

“PNS, Aparat kabupaten/ kota dan provinsi Bali wajib memahani dengan baik visi ini. Menghayati dan melaksanakan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya. Menandai kebahagiaan telah lolos sebagai abdi negara, Koster mewajibkan para CPNS untuk berbelanja di pameran UMKM “Bali Bangkit” di Taman Budaya.

Baca juga :  Ini Jenis dan Manfaat Masker Mulut

“Minimun belanja Rp 500 ribu. Belanja untuk kepentingan diri sendiri,” ungkapnya. Arahan itu semakin serius ketika Koster memerintahkan para kepala dinas untuk mendata dan mewajibkan para CPNS untuk belanja. Menurut Koster, gerakan tersebut guna mendukung gairah pelaku UMKM di tengah situasi pandemi Covid-19.

Melalui kontribusi itu, dia berharap pelaku UMKM dapat menjalankan bisnisnya. Wayan Utari, salah satu CPNS yang baru dilantik mengaku kebijakan tersebut tak menjadi masalah baginya. “Kalau tujuannya untuk membantu UMKM lokal Bali bisa bangkit engga apalah,” ungkap CPNS yang bertugas di RS Bali Mandara ini.

Baca juga :  Objek Wisata di Buleleng Mulai Ditutup

Soal nominal, dia menyebut minimum belanja Rp 500 ribu itu merupakan cukup besar. Namun karena esensinya adalah berkontribusi untuk membangkitkan perkonomian Bali, dia mengaku legowo.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, Wayan Mardiana menyambut baik arahan Gubernur itu. Dia menilai upaya untuk memotivasi UMKM terus dilakukan Pemerintah Provinsi Bali, sepeti pameran UMKM Bali Bangkit. Selain menggairahkan penjualan UMKM, melalui kegiatan semacam itu pemerintah ingin meningkatkan strata misalnya usaha mikro menjadi usaha kecil.

Baca juga :  Rai Mantra Minta Masyarakat Denpasar Gunakan Hak Pilih

“Naik kelas diukur dari kualitas produk, hingga luasan pemasaran produk,” ujarnya. Tentang pameran UMKM Bali Bangkit, dia menjelaskan terdapat sekitar 92 UMKM lokal Bali yang merupakan binaan Dekranasda Bali. Produknya beragam, mulai dari kerajinan tangan hingga busana adat. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini