Jenazah Korban Tenggelam Diaben di Setra Mendoyo Dauh Tukad

0
3
Jenazah Korban Tenggelam Diaben di Setra Mendoyo Dauh Tukad
DIABEN - Jenazah dua pemuda yang merupakan kakak dan adik yang tenggelam di sungai Pecegur Desa Mendoyo Dauh Tukad diaben pada Rabu (6/1/2021) di setra desa setempat.

Negara, DENPOST.id

Jenazah kakak-beradik yang meninggal karena tenggelam di Sungai Pecegur, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jumat (1/1) lalu, diaben pada Rabu (6/1/2021) di Setra Mendoyo Dauh Tukad. Sejak kedua mayat korban yakni  Gusti Komang Suka Suarsana (20) dan Gusti Ketut Budiana (17) ditemukan, para pelayat mengalir mendatangi rumah duka. Bupati Jembrana, Putu Artha; Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Bupati Jembrana terpilih, Nengah Tamba, juga melayat.

Kisah tragis yang dialami keluarga Nengah Narmi (Jro Narmi) ibu dari kedua korban membuat banyak orang bersimpati. Suami Jro Narmi (Gusti Putu Suardana-alm) meninggal gantung diri tahun 2017 lalu. Kala itu, jenazahnya juga berdampingan dengan jenazah saudara kandungnya yakni Gusti Komang Suara yang beberapa hari sebelumnya meninggal jatuh dari pohon kelapa. “Saya ikhlas, semoga saja anak-anak juga suami serta  ipar saya mendapat tempat yang terbaik. Setelah pengabenan ini nanti kami akan membahas terkait upacara lanjutan mamukur dua anak saya dan suami juga ipar,” kata Jro Narmi yang tampak tegar.  (120)

Baca juga :  Masuk Bali Lewat Gilimanuk, Warga Harus Bawa Syarat Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini