Guru di Zona Oranye dan Merah Wajib Uji Usap

0
9
Picsart 01 06 07.33.07
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung hingga kini masih menunda pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun demikian, kalau tidak ada halangan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menargetkan pertengahan atau akhir Januari 2021, pembelajaran tatap muka sudah bisa dimulai.

Tapi untuk bisa melaksanakan hal itu, Pemkab tidak hanya memperketat protokol kesehatan di sekolah, tapi berencana melakukan swab test (uji usap) terhadap tenaga pendidik.

“Kami masih mematangkan skema agar pembelajaran di sekolah benar-benar aman dilakukan. Selain menyiapkan kelengkapan sesuai protokol kesehatan (Prokes), rencananya tenaga pendidik juga akan diswab,” ujar Bupati Suwirta, Rabu (5/1/2021).

Baca juga :  Rumah Widiana Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Menurut Bupati Suwirta, saat ini secara global Kabupaten Klungkung berada di zona oranye Covid-19. Walau demikian, jika dilihat data per kecamatan atau di masing-masing desa, ada sejumlah wilayah yang tergolong zona hijau, kuning, oranye bahkan merah. Terkait hal tersebut, bagi sekolah yang berada di wilayah berstatus hijau, maka bisa memulai pembelajaran tatap muka lebih dulu.

“Bagi sekolah-sekolah yang ada di zona hijau yang penting tidak ada tenaga dari luar yang masuk, mungkin swabnya bisa kita tunda dulu. Mungkin lebih awal mereka bisa lakukan (pembelajaran tatap muka) toh juga simulasinya sudah ada,” ujarnya.

Baca juga :  Warga Sakit dan Cacat Tak Dapat BLT, Suwirta Sorot Ini

Sebaliknya, swab test wajib dilakukan bagi tenaga pendidik yang sekolahnya berada di daerah zona oranye, kuning, serta merah. Menurut Bupati asal Ceningan ini, untuk sekolah-sekolah di zona tersebut sejatinya tidak hanya tenaga pendidiknya tetapi hingga siswanya juga perlu diswab. Hanya saja karena khawatir proses swab akan menimbulkan trauma di kalangan siswa, maka bupati mengatakan cukup dengan penerapan prokes yang diperketat saja.

Baca juga :  Ditinggal Swafoto, Bocah Tewas di Kolam Villa

Kemudian terkait kesiapan sekolah, bupati Suwirta menegaskan sekolah-sekolah di Kabupaten Klungkung sejak dulu sudah siap untuk menerapkan pembelajaran tatap muka. Namun, karena adanya berbagai syarat tambahan, seperti persetujuan orang tua siswa maka perlu dipertimbangkan kembali keputusan untuk membuka sekolah tersebut. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini