Diduga Masalah Utang, Harimbawa Tewas  Gantung Diri

0
3
Picsart 01 07 06.43.20
GANTUNG DIRI - I Made Harimbawa (34) warga Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar yang ditemukan tewas gantung diri di dapur di Tempekan Delod Sema, Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Kamis (7/1/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Diduga karena tak mampu membayar utang, warga Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, I Made Harimbawa (34) ditemukan tewas gantung diri di dapur milik korban di Tempekan Delod Sema, Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Kamis (7/1/201) pagi.

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita mengatakan peristiwa gantung diri tersebut, diketahui orang tua korban, I Ketut Darsana (63) ketika hendak memasak air di dapur rumahnya sekitar pukul 05.30 Wita. Korban ditemukan tergantung, dengan menggunakan selendang batik yang diikat pada balok kayu atap bangunan dapur.

Baca juga :  Tak Hanya Mengamankan Wilayah, Bhabinkamtibmas Siangan Juga Lakukan Ini

Melihat kejadian tersebut, Darsana  berteriak histeris dan kontan saja membuat pihak keluarga berdatangan ke lokasi. Setelah dicek untuk memastikan, korban sudah dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegallalang.

Menerima laporan, polisi dan petugas Puskesmas Tegallalang II kemudian mendatangai TKP. Polisi melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi.
Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Tegallalang II, dr. I Putu Parwata tidak ditemukan adanya luka kekerasan di tubuh korban yang dilakukan orang lain, pupil tampak melebar, kemaluan mengeluarkan sperma, anus mengeluarkan kotoran, terdapat bekas jeratan selendang pada leher dengan simpul berada di leher bagian kanan.

Baca juga :  Besok, Korban Keracunan Ikan Buntal Dikubur

Dari hasil penyelidikan tersebut dan pemeriksaan saksi-saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya diduga karena masalah utang. “Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri diduga karena masalah piutang,” katanya.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut, sebagai musibah. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini