Calon Penerima Vaksin Covid-19 Harus Penuhi Syarat Ini

0
7
Picsart 01 08 06.34.32
SIMULASI VAKSIN - Pelaksanaan simulasi vaksinasi Covid-19, di RSUD Wangaya Kota Denpasar, Jumat (8/1/2021).

Denpasar, DENPOST.id

Sebagai tindaklanjut komitmen Pemerintah Pusat, Pemkot Denpasar terus berupaya untuk mendukung suksesnya program vaksinasi Covid-19. Karenanya, guna mendukung hal tersebut, digelar simulasi vaksinasi Covid-19, di RSUD Wangaya Kota Denpasar, Jumat (8/1/2021).

Plt. Dirut RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Dewa Alit Parwita menjelaskan simulasi merupakan hal penting untuk dilaksanakan. Hal ini mengingat pelaksanaan vaksinasi wajib menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes). “Kami di RSUD Wangaya hari ini (Jumat-red) melakukan simulasi vaksinasi Covid-19 yang akan segera dilaksanakan pemerintah. Simulasi ini kami laksanakan untuk mengetahui alur, seperti apa prosesnya saat pelaksanaan vaksinasi nanti,” kata Alit Parwita.

Baca juga :  Mantapkan Protokol Kesehatan, SMK Dwijendra Siap Terima Ini

Selain untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat calon penerima vaksin, hal ini juga sebagai upaya untuk memastikan kesiapan tenaga medis atau vaksinator saat bertugas.

Dewa Alit menjelaskan akan terdapat empat meja saat pelaksanaan vaksinasi nanti. Di mana, pada meja pertama masyarakat akan diminta menunjukkan KTP sebagai bentuk registrasi awal. Selanjutnya di meja dua dilaksanakan screening. “Screening dilaksanakan untuk mengetahui kondisi calon penerima vaksin, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya tidak boleh ada penyakit komorbid yang kronis, seperti diabates militus yang kronis, hipertensi, asma dan ibu hamil itu tidak boleh di vaksin,” jelasnya.

Baca juga :  Walikota Denpasar Jelaskan Ranperda dengan Bahasa Bali

Selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi di meja tiga. Sebelum dilaksanakan penyuntikan vaksin, pasien akan dijelaskan secara rinci tentang vaksin. Hal ini guna memberikan pemahaman dan agar calon penerima vaksin tidak tegang. “Setelah itu, dilaksanakan penyuntikan di lengan kiri selanjutnya di meja empat akan dilaksanakan evaluasi dan edukasi, serta pasien dipersilahkan untuk menunggu 30 menit sebagai pengawasan atas reaksi pascavaksinasi. Jadi kita antisipasi dan segala jenis vaksin memang ada kemungkinan demikian,” ujarnya.

Dewa Alit menyampaikan bahwa satu sesi pelaksanaan vaksinasi dibatasi 15 orang, sehingga dalam sehari mampu dilaksanakan sebanyak dua sesi. Untuk peserta akan mendapatkan SMS terkait pelaksanaan vaksinasi, baik waktu dan tempat.

Baca juga :  Buka Objek Wisata, Bali Mesti Sehat Dulu

Untuk diketahui hingga saat ini berdasarkan data resmi tercatat sebanyak 14.152 orang akan menjadi penerima vaksinasi Covid-19. Di mana, seluruhnya telah dinyatakan memenuhi syarat untuk diberikan vaksin. Hasil screening saat vaksinasi juga menentukan layak atau tidaknya seseorang untuk menerima vaksinasi. Selain itu, guna mendukung suksesnya pelaksanaanya kegiatan tersebut, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan telah menyiagakan 11 puskesmas beserta petugas vaksinasi yang tersebar di empat kecamatan, serta RSUD Wangaya dan RSUP Sanglah. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini