Dua Hari Beruntun, Anjing Liar Gigit Enam Warga

0
7
Picsart 01 08 07.46.25
DIGIGIT ANJING - Ni Ketut Kerti, salah seorang korban gigitan anjing liar.

Gianyar, DENPOST.id

Warga Banjar Silungan, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar diresahkan dengan adanya kasus gigitan anjing. Dalam kurun waktu dua hari, anjing liar dengan bulu putih kotor telah menggigit enam orang warga. Warga khawatir, anjing liar ini menebar virus rabies.

Salah satu korban gigitan anjing liar, Ni Ketut Kerti, Jumat (8/1/2021) mengaku digigit dua kali. Salah satunya pada belakang pergelangan kaki kanan.
Dikatakan anjing liar masuk kerumahnya langsung menggigit kaki Kerti. Setelah digigit pertama, Ni Ketut Kerti sempat menghindar, namun anjing tersebut kembali menggigit kakinya.

Baca juga :  Bedah Perda Desa Adat, Kapolres Ajak Masyarakat Tak Arogan

Saat korban digigit kemudian berteriak, anjing tersebut dikejar dan dipukuli, kemudian anjing tersebut pergi entah kemana. Saat itu, korban pun langsung membasuh luka gigitan pada air keran dan dicuci bersih pakai sabun.

Kerti mengaku dengan gigitan anjing tersebut, sehingga berobat ke Puskesmas Ubud. Setiba di puskesmas, Ketut Kerti kaget mengetahui bahwa anjing yang sama juga mengigit lima warga lainnya.

Kelihan Dinas Banjar Silungan, Anak Agung Dharma Putra mengatakan sempat melihat anjing liar yang mengigit enam warganya itu. Ketika hendak ditelusuri keberadaanya, anjing tersebut hilang. “Ada informasi, anjing itu sudah dibunuh dan dibuang ke sungai. Mungkin warga spontan melakukan itu, saat dicari ke sungai bangkainya sudah hilang hanyut,” jelasnya.

Baca juga :  Warga Positif Corona di Bali Bertambah 13, Total Jadi 235

Dharma Putra berharap Dinas Pertanian Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Gianyar mengatensi kasus gigitan ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka saat dikonfirmasi mengatakan kasus gigitan tersebut sudah diatensi. “SOP kita secara umum, kalau ada kasus seperti ini penanganan awal korban mendapatkan VAR di puskesmas. Otomatis tim di puskesmas mengontak petugas kita yang terdekat,”katanya.

Dikatakan ketika kasus ini mengarah pada rabies, maka pihaknya akan melakukan eliminasi selektif dan vaksinasi rabies. “Eliminasi selektif bagi anjing liar yang kemungkinan sempat kontak dengan anjing liar yang menggigit warga. Yang sudah dipelihara, kami imbau agar memelihara dengan baik, dikandangkan maupun diikat dan diberi pakan,” harapnya. (116)

Baca juga :  Mantan PMI Ambil Peluang Ukir Buah-buahan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini