Pamit BAB, Warga Puragae Ditemukan Gantung Diri

0
6
Picsart 01 10 03.25.16
PERIKSA MEDIS - Tim medis dan jajaran Polsek Rendang saat melakukan pemeriksaan medis pada korban.

Amlapura, DENPOST.id

Suasana duka menyelimuti keluarga I Nengah Karmi (60), Warga Dusun Puragae, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Anak pertamanya, I Putu Nata (30) ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon alpukat di tegalan milik korban, Minggu (10/1/2021).

Kematiannya menimbulkan tanda tanya. Sebab, alasan Nata nekat mengakhiri hidup masih jadi misteri. Ditambah Karmi merasa anaknya tak pernah mempunyai masalah apapun.

Hal tersebut diungkapkan, Kapolsek Rendang, Kompol I Gede Sudartawan. “Menurut keterangan saksi yang juga ibu kandung korban, I Nengah Karmi korban tak pernah mempunyai masalah apapun. Selain itu, anaknya memang jarang berkomunikasi,” ungkap Sudartawan.

Baca juga :  Di Karangasem, Kerumunan Saat Upacara Keagamaan Masih Jadi Klaster

Karmi amat terkejut, sebab tak ada gelagat yang berbeda dari anaknya. Bahkan saat akan mengakhiri hidup, anaknya pamit ingin buang air besar (BAB) di tegalan belakang rumahnya.

“Sekira pukul 23.00 wita Sabtu malam, korban pamit pergi untuk buang air besar kebelakang rumahnya. Kemudian Minggu pagi, sekira pukul 06.30 Wita, saksi mengecek di kamar korban namun korban tidak ada dikamarnya, ” ujarnya.

Baca juga :  Di Buleleng, 40 Kasus Baru, 24 Sembuh

Beberapa saat kemudian, Karmi hendak BAB di belakang rumah. Betapa kaget ia melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung di sebuah pohon alpukat.

Melihat kondisi itu, Karmi spontan berteriak dan memanggil tetangganya. Tak berselang lama tetangga berdatangan dan memotong tali yang mengikat leher korban dan membawanya pulang. “Kemudian personel Polsek Rendang bersama petugas medis Puskesmas Rendang mendatangi TKP dan mengecek kondisi korban dan dari hasil pengecekan Medis oleh korban di nyatakan sudah meninggal dunia dan tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Baca juga :  Akses Jalan Gunung Kawi Dibuka

Pihak keluarga mengiklaskan kematian korban dan tidak bersedia dilakukan otopsi karena keluarga yakin akibat bunuh diri. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini