Satgas Desa Sanur Tetap Batasi Pengunjung ke Pantai

0
6
Masuk Pantai, Satgas Desa Sanur Izinkan 50 Persen Pengunjung
DIJAGA – Pecalang bersama Satgas GR Desa Adat Sanur menjaga pintu masuk ke Pantai Matahari Terbit pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hari pertama, Senin (11/1/2021).

Sanur, DENPOST.id

Di hari pertama pelaksanaan Pemberlakukan Pembataan Kegiatan (PPKM), Senin (11/1/2021), akses masuk ke pantai-pantai di Sanur tetap dibuka. Namun, hanya pengunjung yang mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang diizinkan masuk Satgas Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Sanur.

Satgas juga membatasi jumlah pengunjung ke pantai-pantai di Sanur seperti Pantai Matahari Terbit, Pantai Bangsal, pantai depan Museum Le Mayeur dan sebelah utara Pantai Matahari.  Angka kunjungan dibatasi hanya 50 persen guna menghindari kerumunan.

Baca juga :  Penyidik Polda Bali Periksa Korban Dugaan Penyekapan

“Kami bersama pecalang terus melakukan sosialisasi kepada pengunjung maupun pedagang yang berjualan di Pantai Matahari dan Pantai Bangsal agar membatasi kegiatan sesuai Pergub No.1 tahun 2021. Kalau ada pengunjung masuk ke pantai tidak mengikuti prokes harus diberi pembinaan. Kalau tidak memakai masker, langsung disuruh pulang guna menghindari penyebaran koronavirus terhadap pengunjung lainnya,” tegas Ketua Satgas GR Desa Adat Sanur, I Ketut Karsa didampingi Sabha Desa Adat Sanur Kaja, IB Alit Sudewa, Senin (11/1/2021).

Baca juga :  Hasil Tes Swab Seorang Dosen Dinyatakan Reaktif, Kini Diisolasi

Karsa mengimbau, baik wisatawan maupun pedagang agar tetap mengikuti prokes 3M (memakai masker, mencuci tangan, mengatur jarak). ”Pengunjung ke objek wisata Pantai Matahari Terbit dan pedagang yang berjualan tutup pukul 21.00  sesuai surat edaran (SE) Gubernur Bali,’’ jelasnya.

Selain membatasi wisdom dan masyarakat berwisata, Karsa menuturkan, pihaknya juga membatasi penumpang boat ke Nusa Penida atau Lembongan lewat dermaga penyeberangan di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Bangsal. Boat biasanya mengangkut penumpang 70 orang dibatasi menjadi 35 orang agar penumpang tidak berdesakan. Begitu juga upacara pitra yadnya di pantai pesertanya hanya dibolehkan 25 orang.  (103)

Baca juga :  Dukung Bali Bangkit, Forum Komunikasi Antar Media Dibentuk

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini