Persembahyangan di Pura Jagatnatha Klungkung Ditiadakan, Masyarakat Diimbau Ini

0
4
Picsart 01 11 07.35.44
Ketua PHDI Klungkung, Putu Suarta.

Semarapura, DENPOST.id

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Klungkung mulai dilaksanakan Senin (11/1) hingga Senin (25/1). Ada sejumlah kegiatan yang mulai dibatasi untuk menjalankan PPKM. Salah satunya
perayaan Hari Suci Siwalatri Tahun 2021 yang akan digelar Pemkab Klungkung di Pura Jagatnatha, Selasa (12/1/2021).

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga Klungkung, IB Jumpung Oka Gede Oka Wedhana, tertanggal 8 Januari 2021, sebelumnya pemkab berencana akan menggelar persembahyangan bersama terkait perayaan Hari Siwalatri yang dipusatkan di Pura Jagatnatha, Selasa (12/1/2021).

Baca juga :  Di-rapid Test, 9 Pedagang dan Dua Petugas Pasar Galiran Reaktif

Namun, menindaklanjuti SE Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru dan hasil kordinasi dengan Bupati Klungkung, maka para undangan diminta untuk melaksanakan persembahyangan di merajan atau sanggah masing-masing.

Ketua PHDI Klungkung, Putu Suarta yang juga Kasatpol PP dan Damkar, ketika dikonfirmasi tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan Hari Raya Siwalatri. Namun terkait kondisi saat ini, pihaknya mengimbau agar pelaksanaan jagra pada malam Siwalatri dilaksanakan di sanggah/merajan di rumah masing-masing.

“Karena pelaksanaan Siwalatri bertepatan dengan pelaksanaan PPKM maka kami di PHDI mengimbau masyarakat untuk melaksanakan malam renungan di sanggah/merajan rumah masing-masing, ” ujar Putu Suarta.

Baca juga :  Lumpuh dan Bertahan Hidup, Artana Buat Kerajinan Anyaman Bambu

Menurut Putu Suarta, pada Hari Suci Siwaratri selalu diikuti dengan pelaksanaan jagra atau bergadang semalaman hingga mata hari terbit. Mejagra ini sering dilaksanakan masyarakat di pura-pura besar yang ada di Kabupaten Klungkung. Khusus selama penerapan PPKM, pihaknya mengimbau agar pelaksanaan jagra dilakukan di rumah masing-masing.

Meski begitu, Putu Suarta yang juga masuk dalam tim Satgas Penanganan Covid-19 di bidang penegakan displin dan hukum tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan jagra di pura-pura besar di Klungkung, seperti di Pura Goa Lawah. Namun, Putu Suarta mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan saat pelaksanaan jagra.

Baca juga :  Empat Desa di Klungkung Nol Kasus Covid-19

“Kalau nanti kita lihat ada yang berkerumun, apalagi dalam jumlah banyak terpaksa kita bubarkan,” tambahnya.

Jajaran Satpol PP pun akan dikerahkan untuk melakukan patroli dan pemantauan pada malam Siwalatri terutama di pura-pura yang sering dikunjungi masyarakat saat malam Siwalatri. Pemantauan ini dilakukan agar tidak terjadi klaster baru pasca Siwalatri. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini