Pemkot Denpasar Keluarkan SE untuk Siwaratri dan Saraswati

0
4
Picsart 01 11 07.37.53
KELUARKAN SE - Pemkot Denpasar mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 430/13/Kesra terkait dengan Siwaratri dan Saraswati di Pura Jagatnatha dan Pura Lokanatha Denpasar.

Dauh Puri, DENPOST.id

Pemkot Denpasar mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 430/13/Kesra terkait dengan Siwaratri dan Saraswati. Untuk pelaksanaan Siwaratri yang jatuh pada, Selasa (12/1/2021) hari ini, dan Saraswati pada, Sabtu (30/1/2021) persembahyangan dilakukan dengan pembatasan umat dan waktu upacara di Pura Jagatnatha dan Pura Lokanatha Denpasar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, I Dewa Gede Rai, Senin (11/1/2021) mengatakan SE yang dikeluarkan ini berdasarkan surat Nomor : 180/012/HK Tanggal 8 Januari 202 perihal Penegasan Non Usaha yang dilandaskan oleh ketentuan Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. “Untuk pelaksanaan persembahyangan Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha dan Pura Lokanatha Denpasar dimulai pukul 17.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita dan persembahyangan Saraswati di Pura Jagatnatha dan Pura Lokanatha mulai pukul 09.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Pingsan di Pantai Sindhu, WNA Dievakuasi Petugas Berpakaian APD

Selain waktu persembahyangan, dalam SE juga dituangkan piranti-piranti penunjang upacara juga dibatasi termasuk mengadakan tarian wali dan tetabuhan atau gamelan. “Untuk pendukung penyelenggaraan upacara juga akan dibatasi dengan hanya melibatkan para pemangku, serati banten, pecalang, pesantian, serta pengayah yang terdiri dan tenaga Penyuluh Agama Hindu dan Penyuluh Bahasa Bali Kota Denpasar. Kepada masyarakat umum, khususnva umat Hindu di Kota Denpasar diimbau untuk melaksanakan persembahyangan Siwaratri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Baca juga :  Pembobol Toko Modern Ditembak Polisi

Dewa Rai menambahkan dalam persembahyangan nantinya yang akan melaksanakan upacara di dalam pura hanya ida pedanda yang akan muput upacara, pemangku pura yang bertugas tidak lebih dari lima orang dengan pengayahnya. Pesantian tiga orang, serta penyuluh Agama Hindu 10 orang. “Upacara akan dijaga dan dipantau pelaksanaannya oleh pecalang Banjar Abasan, Kelurahan Dangin Puri,” tandasnya. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini