Di Badung, Pelanggaran Tertinggi PPKM

0
6
Picsart 01 12 09.25.40
Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf.

Dangin Puri, DENPOST.id

Menjadi episentrum pariwisata domestik maupun mancanegara, membuat Kabupaten Badung sulit lepas dari potensi pelanggaran protokol kesehatan. Pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tiga desa di Badung masih menyumbang pelanggaran yang signifikan.

Informasi itu, disampaikan Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf saat ditemui di kantornya, Selasa (12/11/2021). “Yang paling banyak itu, Canggu, Seminyak dan Jimbaran. Tapi itu pun kita sudah berikan penekanan dari Satpol PP yang memang punya wewenang,” ungkap Danrem.

Baca juga :  UMKM dan Warga Taat Prokes, Ekonomi Cepat Pulih

Bila setelah dilakukan pendekatan kepada warga maupun pengelola usaha namun tetap membandel, Danrem menegaskan tim yustisi akan menindak tegas sesuai Pergub Nomor 46 Tahun 2020. Dia menerangkan pelaksanaan PPKM ini telah melalui koordinasi bersama TNI, Polri dan Satpol PP.

Menurutnya, pada awal penerapan PPKM dibutuhkan waktu penyesuaian oleh warga dan pengelola usaha. Namun pada prinsipnya masyarakat mendukung penerapan PPKM ini. Secara umum, pelaksanaan PPKM menurutnya telah aman, lancar dan kompak. “Hasil edukasi cukup baik. Kita juga berjalan tidak sendiri selalu bersama tim (yustisi),” ungkapnya.

Baca juga :  Anak-anak Keranjingan Gadget Pun Perlu Diterapi

Mengenai pergerakan kasus Covid-19 di Bali, dia mengakui masih terjadi lonjakan penambahan signifikan terhadap kasus positif. “Peran Korem yang jelas membantu pemerintah daerah untuk penanggulangan Covid-19. Sinergi juga sudah kami lakukan, dengan patroli bersama,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini