Patroli Malam, Ini Imbauan Linmas dan LPM Legian

0
4
Konsep Otomatis
Tanpa masker: Anggota Linmas dan LPM Legian menegur dan memakaikan masker kepada warga yang ditemukan keluar tanpa masker. (ist)

Legian, DenPost

Linmas dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Legian, Selasa (12/1) menggelar patroli malam. Selain menegur warga yang tidak memakai masker, petugas gabungan ini juga mengimbau kepada pemancing untuk bubar karena sudah malam dan dikhawatirkan bisa berpotensi terjadi aksi kriminalitas.

Ketua LPM Legian, Wayan Puspanegara, Rabu (13/1) pagi memaparkan, patroli Selasa malam tersebut adalah patroli rutin & penegakan desiplin Prokes Linmas & LPM sesuai SE No 17 Bupati Badung tentang PPKM. “Sifatnya kami mengimbau secara humanis pelaku usaha dan masyarakat agar mentaati SE dan kami tetap lakukan razia prokes bagi yang tidak kenakan masker, kami pasangkan masker, selanjutnya kami gabung dengan Tim Satgas Covid Propinsi Bali,” ujar mantan anggota Dewan Badung tersebut.

Baca juga :  Pandawa Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Dalam patroli tersebut ada 4 orang yang ditemukan tidak memakai masker. Alasannya maskernya ditaruh. “Kami langsung pakaikan masker,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan banyak yang memancing di malam hari. “Ini kami larang, apalagi ada SE dan memang untuk Tukad Mati yang sudah kami jaga kebersihan dan ekosistemnya dengan giat kerja bakti rutin hingga penebaran ikan. Kami melarang orang mancing di malam hari karena bisa jadi potensi kriminal,” tegasnya.

Baca juga :  Vaksin Covid-19 Tiba di Badung, Ini Kata Giri Prasta

Secara umum pelaku usaha di Legian sangat taat akan prokes. Buktinya suasana begitu memasuki pukul 21.00 langsung seperti suasana nyepi. Namun demikian teguran tetap berjalan, jika nantinya ditemukan ada yang melanggar.

“Kami patroli setiap hari 3 kali, pagi  pukul 09.00 s.d. 12.00. Siang pukul 15.00 s.d. 18.00, malam pukul 21.00 s.d. 23.00. Sisanya standby 24 jam di markas komando Linmas,” bebernya.

Baca juga :  Badung Kaji Kembali Pembatasan Jam Operasional Toko Modern dan Pasar Tradisional

Dia mengimbau agar masrakat dan pelaku usaha tetap taat akan SE. “Semoga kita bisa segera melewati  25 Januari dengan aman tidak ada lonjakan Covid-19 dan pariwisata bisa segera dibuka secara internasional,” pungkasnya. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini