Toko Modern Langgar PPKM, Ini yang Dilakukan Bupati Suwirta

0
6
Konsep Otomatis
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menutup salah satu toko berjejaring di Kecamatan Dawan karena masih buka diatas pukul 21.00 Wita, Selasa (12/1) malam.

Semarapura, DenPost

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Klungkung terus mendapat perhatian Bupati I Nyoman Suwirta. Selasa (12/1/2021) malam, Bupati Suwirta bersama tim Satgas Covid-19 kembali turun melakukan pemantauan hari ke-2 pelaksanaan PPKM di sejumlah tempat umum yang biasa dijadikan lokasi perayaan malam Siwaratri.

Pemantauan mulai di Monumen Puputan Klungkung. Setelah itu dilakukan di Pura Jagatnatha, Medal Agung, Pura Goa Lawah serta area Pura dan Pantai Watu Klotok. Dalam pantauan di seputaran Kota Semarapura, situasi tampak sepi, hanya tampak beberapa warga yang didominasi anak anak muda melakukan persembahyangan. Pasar senggol dan toko- toko pun telah menutup dagangannya tepat pada pukul 21.00 wita.

Baca juga :  Pascalibur Panjang, Kasus Covid-19 di Klungkung Melonjak

Situasi yang sama juga terlihat di area pura Goa Lawah, Kecamatan Dawan. Pemedek yang didominasi oleh anak- anak muda sedikit meramaikan area Pura. Mendapati kondisi tersebut, melalui pengeras suara Bupati Suwirta lantas mengingatkan anak-anak muda ini untuk tertib dan disiplin melakukan protokol kesehatan.

Aksi ini kemudian diteruskan oleh anggota tim satgas Covid-19 yang terdiri dari Satpol PP, pihak kepolisian dan TNI serta ORARI yang turut mengingatkan para pemedek untuk memakai masker dan menjaga jarak.

Baca juga :  Ratusan Pil Perkara Kesehatan Dimusnahkan

Tidak hanya menyusuri tempat lokasi pelaksanaan Siwaratri, Bupati Suwirta juga menutup salah satu toko berjejaring di wilayah Kecamatan Dawan. Toko ini kedapatan masih buka dan melayani pembeli. Padahal sesuai Surat Edaran PPKM, toko modern wajib tutup pada pukul 21.00 wita.

Bupati Suwirta mengatakan pelaksanaan perayaan malam Siwaratri kali ini sangat berbeda. Seputar kota dan tempat tempat suci yang biasanya padat oleh umat/pemedek, kali ini tampak sepi dan tidak begitu ramai. Hal ini menandakan warga sudah menyadari dan paham arti penting protokol kesehatan.

Baca juga :  Sebut Corona Bukan Kiamat, Suwirta Ajak Warga Nusa Penida Lakukan Ini

“Melalui hari raya suci Siwaratri ini mari semua untuk introspeksi diri, mawas diri untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga, lingkungan dan daerah masing masing dari penyebaran Covid-19,” pinta bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini. (119)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini