Hindari Kerumunan, Laksanakan RAT Daring

0
7
Hindari Kerumunan, Laksanakan RAT Daring
Erwin Suryadarma Sena

Lumintang, DenPost

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) meminta kepada koperasi bisa melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) lewat online (daring). Hal ini guna menghindari kerumunan saat pandemi Covid-19.

”Kami minta koperasi melakukan RAT sudah bisa dilaksanakan Januari ini dan terakhir 31 Maret 2021. RAT bisa tatap muka asalkan pesertanya terbatas tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona,’’ kata Kadis Koperasi UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, Rabu (13/1/2021).

Erwin mengatakan, tahun tutup buku koperasi berakhir Desember 2020. Sesuai anggaran dasar (AD) koperasi dan Permenkop Nomor 19/PER/M.KUKM/XI/2015 Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 setiap koperasi wajib mengadakan RAT meskipun dalam pandemi Covid-19. Selain tatap muka, koperasi yang memiliki perangkat teknologi informasi memadai dapat melakukan RAT lewat media elektronik daring berpedoman pada nilai dan prinsip koperasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga :  Bangkai Kucit Terombang-ambing di Sungai Ayung

”Kami sudah melayangkan surat edaran pelaksanaan RAT tanggal 15 Desember 2020. Namun sampai saat ini belum ada laporan hasil RAT koperasi masuk ke kantor,’’ ucapnya.

Pihaknya sangat memahami mulai Maret hingga Desember 2020 dan tahun 2021 ini koperasi menghadapi tantangan cukup berat terutama operasional. Namun, tahun buku 2019 sudah banyak melaksanakan RAT. Bahkan, laporan hasil RAT sudah disampaikan ke Diskop UMKM Kota Denpasar sebagai pertanggungjawaban pengurus dan pengawas. Kalau ada koperasi tahun tutup buku 2020 tidak melaksanakan RAT akan ditegur sekaligus diberi pembinaan.

Baca juga :  Kepengurusan Golkar Badung Rontok, Kader Akui Akan Tetap Gunakan Hak Pilih

”Koperasi yang tidak melaksanakan RAT tidak diberi pelayanan dan fasilitas, seperti bantuan dari Pemkot Denpasar, bantuan stimulus Gubernur Bali dan bantuan pemerintah pusat. Memperoleh bantuan tersebut syaratnya harus melaksanakan RAT,’’ jelasnya.

Erwin juga minta kepada koperasi yang sudah melaksanakan RAT segera mengirim laporan pertanggungjawaban pengurus, rencana kerja dan rencana anggaran kerja koperasi tahun 2021. Laporan itu sudah diterima paling lambat tujuh hari setelah pelaksanaan RAT. Sampai saat ini, koperasi yang melakukan RAT tahun 2021 diketahui jumlahnya.

Baca juga :  5 Kasus Positif Covid-19 Bertambah di Denpasar

”Kami berharap seluruh koperasi menggelar RAT sebagai pertanggungjawaban kepada anggota untung atau rugi selama setahun. Kalau koperasi berturut-turut tiga kali tidak melaksanakan kewajiban dipastikan koperasi tersebut kurang sehat alias bangkrut,’’ paparnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini