15 Januari, Bantuan Dana Tunai PPKM Badung Cair

0
6
Picsart 01 13 03.36.03
CAIRKAN BANTUAN - Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta saat memimpin rapat kesiapan pencairan bantuan untuk PPKM di Kabupaten Badung, Rabu (13/1/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten Badung akan mulai menyerahkan bantuan untuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara perdana pada, Jumat (15/1/2021). Rencananya penyerahan akan dilakukan secara simbolis Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Abiansemal.

“Dua hari lagi (Jumat-red) kami sudah mulai langsung memberikan uang tunai kepada masyarakat,” kata Bupati Giri Prasta, usai memberikan pengarahan kepada camat, perbekel dan lurah di Puspem Badung, Rabu (13/1/2021).

Namun demikian, dia menegaskan bantuan ini tetap berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga tak tumpang tindih. “Dengan satu catatan yang sudah mendapatkan bantuan langsung tunai desa, kartu prakerja, bantuan sosial lainnya seperti keluarga harapan, itu tidak boleh lagi. Di luar dari itu, akan kita berikan bantuan,” jelasnya.

Baca juga :  Cegah Resesi Ekonomi, Badung Mesti Gerakkan Ekomoni Kerakyatan Digital

Dari sekitar 128 ribu Kepala Keluarga (KK) di Badung, menurutnya ada sekitar 90 ribu lebih yang berpotensi. Bagi penerima akan diberikan uang tunai Rp300 ribu. “Uang tunai, bukan sembako. Sehingga nanti oleh kepala keluarga difungsikan untuk kebutuhan primer masyarakat yang betul-betul mendasar,” katanya.

Terkait mekanisme, lanjut Giri Prasta, bantuan akan disalurkan lewat rekening yang difasilitasi pemerintah melalu Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. “Nanti dari BPD akan menyerahkan ke masyarakat di lingkungan banjar itu, sehingga tidak terjadi kerumunan. Akan difasilitasi dan dibantu sepenuhnya oleh camat, perbekel atau lurah, begitu juga kepala lingkungan dan kelian banjar dinas. Secara simbolis kita berikan hari Jumat nanti,” terangnya.

Baca juga :  Duel, Pelajar SMA Tertembus Pisau

Sementara Kepala Dinas Sosial Badung, I Ketut Sudarsana mengatakan sesuai arahan bupati masih dilakukan pendataan guna menentukan jumlah pasti penerima. “Sesuai arahan Bapak Bupati dilakukan pendataan oleh camat dan perbekel. Kita tunggu. Mungkin dua atau tiga hari kedepan,” katanya.

Ditegaskan pula, karena bantuan selama PPKM ini berbasis KK, maka KK yang sudah menerima bantuan dari pemerintah tak bisa lagi mendapat bantuan. “Misalnya dalam satu keluarga ada yang sudah mendapat bantuan sembako dari Kemensos maka tidak lagi memperoleh bantuan,” katanya. (115)

Baca juga :  Tekan Penyebaran Covid-19, Parwata Minta Satgas Lebih Serius

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini