Pohon Tumbang di Jalan Basuki Rahmat, Ini yang Dilakukan BPBD 

0
3
Pohon Tumbang di Jalan Basuki Rahmat, Ini yang Dilakukan BPBD 
POTONG POHON – Petugas BPBD Kota Denpasar dibantu relawan Desa Sumerta Kelod memotong pohon tumbang diguyur hujan di Jl. Basuki Rahmat, Renon, Kamis (14/1).

Renon Kelod, DenPost

Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengerahkan pasukan Damkar Pos Juanda dibantu relawan Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur memotong pohon perindang yang tumbang di Jalan Basuki Rahmat, Renon, Kamis (14/1/2021) pukul 06.25.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, mengatakan pohon perindang yang tumbang berdiameter 40 cm karena akarnya sudah tidak kuat menahan guyuran hujan malam hari kemarin. Pohon perindang yang tumbang ini melintang di jalan dan sudah dipotong.

”Kami pertama mendapat informasi dari Pak Putu bahwa di Jl. Basuki Rahmat ada pohon perindang tumbang menghalangi kendaraan lewat. Kami langsung perintahkan pasukan BPBD yang ada di Pos Juanda Renon segera memotong agar kendaraan bisa lewat,’’ kata Joni Ariwibawa.

Baca juga :  Nganten dan Ngaben Tertunda Covid-19, Ini Solusi PHDI Denpasar

Ia mengungkapkan, Januari ini hingga Februari 2021 mendatang wilayah Denpasar khususnya dan Bali umumnya diterpa cuaca ekstrim disertai hujan lebat. Menghindari korban jiwa dan materiil, pihaknya meminta masyarakat waspada curah hujan tinggi dan angin kencang di masa pandemi Covid-19 ini. Saat ini masih berada pada situasi penanganan virus corona, masyarakat yang ada di desa/kelurahanmenjaga selokan (saluran air) tetap bersih dan tidak tersumbat sampah.

Joni minta tim pemantauan lingkungan dimotori Linmas bertugas malaksanakan tugas secara cermat dan berkelanjutan agar mengetahui situasi terkini terhadap perkembangan informasi cuaca. Selain itu, perbekel/lurah diharapkan aktif menyiagakan seluruh perangkat desa/kelurahan berkordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas dan BPBD Kota Denpasar agar tidak terjadi banjir di lingkungan masing-masing.

Baca juga :  Denpasar Produksi 8,5 Ton Benih Lele Per Tahun

”Kami minta seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dikoordinir perbekel/lurah dan kadus/kaling membersihkan got atau saluran air agar tidak tersumbat sampah yang dapat memicu banjir,’’ ucapnya.

Joni menambahkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak cuaca buruk melanda Kota Denpasar belakangan ini. Bahkan, sudah dilaksanakan penggelontoran sungai dan gorong-gorong, pembersihan saluran air, perompesan pohon serta penyedotan air yang merendam sejumlah rumah di Jl. Hangtuah Sanur belum lama ini.

Baca juga :  Dukung Penanggulangan Covid-19, Agung Suyoga Sumbangkan Pendapatan Selaku Anggota Dewan

”Kami mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke sungai atau got. Karena tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sudah disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) di masing-masing desa/kelurahan, seperti di Lapangan Kompyang Sujana, Desa Tegal Kerta dan di depan SMPN 4 Denpasar,” terangnya.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, jika tidak ada keperluan mendesak lebih baik tetap tinggal di rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau melihat atau mengalami kejadian kegawatdaruratan seperti kebakaran, kecelakaan, pohon tumbang dan kejadian lainnya bisa menghubungi BPBD Kota Denpasar atau Denpasar Safe City di 112 atau telepon 0361.223333. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini