Bali Vaksinasi Perdana, Sejumlah Pejabat Gagal Penuhi Syarat

0
3
Bali Vaksinasi Perdana, Sejumlah Pejabat Gagal Penuhi Syarat
Kadiskes Bali dr. Suarjaya

Sanur, DenPost

Pencanganan vaksinasi perdana di Provinsi Bali diawali oleh Gubenur Bali, Wayan Koster bersama belasan pejabat tinggi. Mereka menjalani vaksinasi pada Kamis (14/1) di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar,. Namun tidak semua pejabat tinggi yang hadir divaksin karena tak memenuhi persyaratan minimal.

Petinggi yang tak divaksin, di antaranya Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama. Terhadap hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyebut sebagian besar yang tak divaksin karena berusia di atas 60 tahun, dan ada pula yang memiliki komorbid.

Baca juga :  Rai Iswara dan Selly Mantra Akan Disurvei Golkar

“Ketua DPRD Provinsi Bali, karena usianya di atas 60 (tahun). Nantikan divaksin dengan jenis vaksin yang berbeda,” terang Kadiskes usai menjalani vaksin. Alasan serupa juga menjadi penyebab Wakil Gubenur Bali tak divaksin. Terhadap mereka, akan dilakukan vaksinasi akan dijadwalkan setelah vaksin tiba.

Kadiskes menjelaskan, jenis vaksin yang digunakan kali ini adalah produksi Sinovac, yang diperuntukkan kepada mereka yang maksimal berusia 59. Disinggung soal opini penolakan vaksinasi yang tersebar di sosial media dan masyarakat, dia menyebut tidak semua informasi tersebut benar, alias hoaks.

Baca juga :  Telusuri Penolakan Pemulasaraan Jenazah di Mumbul, Dandim Pertemukan Ini

Masyarakat diajak untuk mewaspadai dan tidak menyebarkan informasi yang menyimpang mengenai vaksin. Dia enggan berkomentar apakah akan ada sanksi bagi mereka yang menolak vaksinasi. “Tidak ada petunjuk adanya sanksi. Walaupun sebenarnya vaksin ini adalah kewajiban,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini