Lagi, Dua Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia

0
3
Picsart 01 14 06.29.31
DIMAKAMKAN - Jenazah pasien Covid-19, yang meninggal dunia saat dimakamkan di kuburan Lelateng.

Negara, DENPOST.id

Dua orang pasien Covid-19 yang diisolasi di RSU Negara kembali meninggal dunia, Rabu (13/1/2021) malam. Pasien yang mengalami gejala Covid-19 berat dan pneumonia, yakni Nengah A (57) asal Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara masuk RSU pada, Selasa (12/1/2021) pukul 18.15 Wita.

Pasien mengalami keluhan muntah-muntah sejak satu hari sebelumnya.
Pasien rujukan dari rumah sakit swasta ini juga memiliki riwayat demam dengan panas badan naik turun dan lemas sejak 10 hari. Demikian juga nafsu makan dan minum menurun, serta mengalami batuk.
Pasien sebelumnya juga sudah melakukan swab test (uji usap) dan hasilnya keluar pada Rabu (13/1/21) dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga :  Dua Pasien PDP di Jembrana Suspect Covid-19

Pada, Rabu pukul 15.00 Wita, kondisi pasien memburuk dan mengalami koma.
Pasien kemudian meninggal dunia pukul 19.40 Wita. Sedangkan pasien isolasi kedua yang meninggal, yakni seorang perempuan (61 tahun) asal Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo.
Pasien ini dirujuk dari Puskesmas Pekutatan ke RSU Negara pada, Selasa (12/1/2021) pukul 23.20 Wita, dengan keluhan sesak dan batuk. Pasien yang mengalami pneumonia ini setelah di rapid tes (uji cepat) hasilnya reaktif yang kemudian dilanjutkan dengan swab test, tapi hasilnya belum keluar.

Baca juga :  Kelompok Ternak di Jembrana Diberikan Bantuan 440 Kambing

Pasien suspect Covid-19 yang tangan dan kakinya bengkak ini pada Rabu (13/1/2021) pukul 12.40 Wita, mengalami syok dan kondisinya terus memburuk.
Pasien dinyatakan meninggal pukul 20.18 Wita. Hingga saat ini, pasien yang meninggal di Jembrana menjadi 34 orang.

Plt. Direktur RSU Negara yang juga Kadis Kesehatan, dr. I Gusti Bagus Oka Parwata dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021) membenarkan ada dua pasien yang dirawat di ruang isolasi meninggal dunia.
Menurut dia, satu orang pasien positif Covid-19 dan satu lagi suspect Covid-19.
Dikatakan untuk pasien yang positif Covid-19 jenazahnya sudah dikubur dengan protokol penanganan jenasah Covid-19. Sementara yang supect masih menunggu hasil swab tes. (120)

Baca juga :  TPAKD Mesti Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini