Bali Vaksinasi Perdana, Sejumlah Petinggi Gagal Penuhi Syarat

0
3
Picsart 01 14 07.30.16
VAKSINASI PERDANA - Pencanganan vaksinasi perdana di Provinsi Bali diawali oleh Gubenur Bali, Wayan Koster bersama belasan pejabat tinggi, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Bali Mandara, Sanur.

Sanur, DENPOST.id

Pencanganan vaksinasi perdana di Provinsi Bali diawali oleh Gubenur Bali, Wayan Koster bersama belasan pejabat tinggi. Mereka menjalani vaksinasi pada, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Bali Mandara, Sanur. Namun tidak semua pejabat tinggi yang hadir divaksin karena tak memenuhi persyaratan minimal.

Petinggi yang tak divaksin, di antaranya Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama. Terhadap hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyebut sebagian besar yang tak divaksin karena berusia di atas 60 tahun dan ada pula yang memiliki komorbid.
“Beliau belum (Ketua DPRD Provinsi Bali), karena usianya di atas 60 tahun. Nantikan divaksin dengan jenis vaksin yang berbeda,” terang Kadiskes usai menjalani vaksin.

Baca juga :  Kapolda Bali Resmikan Gedung SPKT Polres Buleleng

Alasan serupa juga menjadi penyebab Wakil Gubenur Bali tak divaksin. Terhadap mereka, akan dilakukan vaksinasi akan dijadwalkan setelah vaksin tiba. Kadiskes menjelaskan, jenis vaksin yang digunakan kali ini adalah produksi Sinovac, China yang diperuntukkan kepada mereka yang maksimal berusia 59.

Disinggung soal opini penolakan vaksinasi yang tersebar di sosial media dan masyarakat, dia menyebut tidak semua informasi tersebut benar, alias hoaks.
Maka masyarakat diajak untuk mewaspadai dan tidak menyebarkan informasi yang menyimpang mengenai vaksin. Dia enggan berkomentar apakah akan ada sanksi bagi mereka yang menolak vaksinasi. “Tidak ada petunjuk adanya sanksi. Walaupun sebenarnya vaksin ini adalah kewajiban,” pungkasnya. (106)

Baca juga :  Padangsambian Kaja Minta Status Zona Merah Covid-19 Dicabut

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini