Kadiskes Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 di Bali Naik Drastis

0
27
Picsart 01 15 09.23.16
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya

Sanur, DENPOST.id

Belakangan ini angka positif Covid-19 naik drastis. Hingga Kamis (14/1) hal tersebut masih terjadi. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, kasus positif pada Kamis ini bertambah 297 dan pasien meninggal berstatus positif Covid-19 bertambah dua. Sementara pasien yang sembuh bertambah 248.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengakui kasus Covid-19 di Bali melonjak tajam. Dia membeberkan bahwa transmisi lokal yang terjadi di lingkungan rumah tinggal masih berkontribusi tinggi menyumbang kasus baru. Klaster lainnya disumbang oleh aktivitas berwisata akibat libur panjang.

Baca juga :  Banyu Pinaruh, Bendesa Adat Intaran Minta Masyarakat Tak ke Pantai

“Kemudian kita juga tahu, banyak ada upacara adat yang menimbulkan banyak kerumunan. Itu faktor-faktor (penambahan kasus). Saya sudah sering imbau, kalau upacara ada boleh, tapi prokes harus dijalankan,” terangnya usai menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Bali Mandara, Sanur, Denpasar Timur.

Terutama menerapkan pembatasan orang yang terlibat. Misalnya dalam seremonial pernikahan, dia menilai kegiatan itu dapat dilakukan terjadwal sehingga kerumunan dapat dihindari. “Ya mungkin kalau perkawinan, jangan dilakukan dalam satu hari, atau jam yang pendek. Mungkin bisa dua hari,” terangnya.

Baca juga :  Di Masa New Normal, New Hilux 2020 Hadir Perkuat Mobilitas Komersial

Dia menyarankan kegiatan yang melibatkan banyak orang sebaiknya dilakukan di ruang terbuka. “Kondisi ini (kerumunan) yang membuat kasus naik dan itu terjadi di klaster keluarga. Satu orang membawa virus, dia OTG, di rumahnya ada orang tua, ada yang komorbid sehingga ketika di tes, positif,” ujarnya.

Dampak yang lebih luas, kondisi ini membuat hunian ruang isolasi di rumah sakit menjadi meningkat. Hal ini juga diakui Gubenur Bali, Wayan Koster. Dia telah menduga bahwa aktivitas liburan akan berdampak kepada meningkatnya kasus positif. Maka dari itu, dia mengajak masyarakat taat menerapkan prokes. (106)

Baca juga :  Corona di Bali : Positif 311, Sembuh 204, dan 103 Dirawat

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini