Sadis, Perempuan Muda Ditemukan Tewas Dengan Leher Tergorok

0
112
Picsart 01 16 11.53.38
GARIS POLISI - Petugas memasang garis polisi di tempat kos korban yang diduga jadi korban pembunuhan.

Panjer, DENPOST.id

Kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar. Seorang perempuan muda, Dwi Farica Lestari (23) diduga dibantai secara sadis di dalam kamar kos, Thailia Homestay, Jalan Tukad Batanghari Gang X, No. 12, Penjer, Denpasar Selatan, Sabtu (16/1) sekitar pukul 02.00.

Menurut sumber petugas polisi, perempuan kelahiran Subang itu ditemukan dalam posisi telanjang di atas lantai dengan kondisi leher tergorok. “Di lokasi kejadian banyak ditemukan ceceran darah dan sebuah pisau lipat. Selain itu, juga ditemukan helm Gojek di kamar kos tersebut,” kata sumber.

Baca juga :  Di Masa New Normal, New Hilux 2020 Hadir Perkuat Mobilitas Komersial

Dilanjutkannya, berdasarkan keterangan tetangga kos korban, yakni Dianty (22), awalnya sekitar pukul 01.20 korban sempat makan di kamar Dianty. Setelah itu, korban pergi ke kamarnya. “Saksi dan korban tinggal di kamar lantai dua,” terangnya.

Selang dua puluh menit kemudian, Dianty menedengar suara ribut yakni hentakan kaki dan bantingan dari kamar korban. Karena penasaran, saksi bertanya ke korban melalui WA. Namun tidak ada jawaban. Saksi lantas menelepon korban berkali-kali tapi tidak diangkat. “Saksi lantas menelepon penjaga kos utuk menemani mengetuk dan mengecek korban,” beber sumber petugas.

Baca juga :  Puluhan Siswa SD Tebar Belasan Benih Ikan Demi Ini

Saksi bersama penjaga kos mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban. Karena pintu terkunci dari dalam, penjaga kos kemudian dikatakan mengintip lewat belakang dan dia melihat banyak darah di lantai. Dan korban dilihat dalam posisi jongkok kepala di tempat tidur serta telanjang bulat. “Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi,” tegasnya.

Kasubag Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi, saat dimintai konfirmasi mengatakan peristiwa itu masih dalam penyelidikan. “Masih dilakukan penyelidikan,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Kasus Perusakan Rumah Wartawan, Penyidik Tawarkan Gembok Baru

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini