Tuntaskan Operasi Berat, RSUP Sanglah Klaim Pelayanan Taat Prokes

0
6
Picsart 01 16 12.22.21
Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, Dr. dr. Ketut Ariawati,Sp.A (K)

Sanglah, DENPOST.id

Tim medis RSUP Sanglah menginformasikan bahwa telah menuntaskan operasi bentall jantung. Operasi yang merupakan tindakan medis tersulit ini pertama dilakukan di RSUP Sanglah, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Pasien berusia 59 tahun yang merupakan warga negara Belanda selamat dan kini telah diperbolehkan pulang.

Demikian dijelaskan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, Dr. dr. Ketut Ariawati,Sp.A (K) dalam jumpa pers Jumat (15/1/2021) di ruang Humas RSUP Sanglah, Denpasar Selatan. Saat itu dia didampingi dokter spesialis jantung Dr.dr. I Nyoman semadi, Sp.B.Sp.BTKV(K) dan tim operasi lain.

Baca juga :  Musim Hujan, Masyarakat Denpasar Diminta Waspadai Demam Berdarah

“Kami dalam masa Covid-19 ini harus tetap menjalankan pelayanan esensial dan menyangkut Covid-19. Karena kami rujukan terakhir di Bali dan Nusa Tenggara,” terangnya. Tuntasnya operasi besar ini, lanjutnya, menjadi penanda bahwa pelayanan dan segala tindakan medis di RSUP Sanglah telah menaati protokol kesehatan.

Dalam praktiknya, dia menerangkan bahwa RSUP Sanglah telah membedakan ruang pelayanan antara pasien esensial dengan pasien Covid-19. “Pasien Covid-19 ada, tapi pasien lain tetap kami layani. Tidak ada masalah, dan kami bisa sampai pasien pulang tanpa ada kekhwatiran dia akan terinfeksi Covid-19 di Sanglah,” ujarnya.

Baca juga :  Ratusan Motor Terjebak Banjir di Kenyeri

“Melalui pertemuan ini, kami ingin menyampaikan, berobat ke Rumah Sakit Sanglah itu aman. Dengan operasi yang besar saja bisa dilalui dalam masa Covid-19, apalagi dengan operasi lainnya, tetap jalan,” akunya.

Dia menyebut bahwa setiap pasien yang akan menjalani operasi wajib diswab PCR.
Hal tersebut demi keselamatan pasien, dokter dan tenaga medis, sehingga tidak ada klaster baru penularan Covid-19 dari aktivitas tindakan medis.

Baca juga :  Bentuk Karakter Berbudaya, SMK TI Bali Global Denpasar Hadirkan Ini

Pada tahun 2021 ini, pihaknya juga menarget lebih banyak pelayanan kesehatan. Ini bertujuan untuk memecahkan antrean tindakan medis akibat pandemi Covid-19.
Salah satu upayanya yakni melayani tindakan pada sore hari. Dia belum menjelaskan detail terkait skema tersebut. Namun yang pasti, dr. Ariawati menegaskan bahwa RSUP tetap berkomitmen melayani masyarakat di tengah pandemi. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini