Alami Kelainan Genetik, Begini Kondisi Seorang Anak Polisi di Klungkung

0
3
Picsart 01 16 09.48.23
JENGUK - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, ketika menjenguk Made Soma (20), warga Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan yang mengalami kelainan genetik, Sabtu (16/1/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Sungguh memprihatinkan kondisi Made Soma (20), warga Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung ini. Di usianya yang masih muda, dia hanya mengurung diri dan tidak bisa bergaul dengan teman-teman seusianya karena penyakit kulit yang dialami di sekujur tubuhnya. Belum lagi, kini dia hanya dirawat oleh ibu dan kakaknya karena ayahnya yang seorang polisi telah meninggal beberapa tahun lalu akibat kecelakaan.

Kondisi Made Soma sempat mendapat perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Bersama sang istri, Suwirta menjenguk Made Soma di rumahnya di Getakan, Sabtu (16/1/2021). Saat dikunjungi, Soma nampak semringah sambil berjalan dipandu ibunya, Ni Wayan Sukreni.

Baca juga :  Lewati Masa Isolasi Mandiri di Rumah, Enam PMI Mengarah Positif Covid 19

Kepada Suwirta Sukreni mengatakan kalau anaknya yang nomor dua ini mengalami sakit kulit sejak lahir. Dokter yang memeriksanya mendiagnosis kalau Made Soma mengalami kelainan genetik. Sakit ini semakin parah ketika usianya terus bertambah. Ketika lahir Soma dikatakan terlihat normal dan memiliki jari tangan dan kaki yang lengkap. Namun sejalan bertambahnya usia, secara perlahan kulitnya mengelupas. Bahkan seluruh jari tangan maupun kakinya terbungkus oleh kulit sehingga tampak seperti tidak memiliki jari.

Baca juga :  PDP Covid 19 di Klungkung Bertambah

“Kami sempat melakukan operasi untuk mengembalikan jari- jarinya, namun tidak ada hasil,” ujar Sukreni

Melihat kondisi Soma, Suwirta mengatakan akan membantu menangani biaya perawatan Made Soma secara terus-menerus dengan dana operasionalnya. Termasuk akan memberikan pengobatan dengan didukung oleh Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung.

“Kepada para yayasan dan LSM yang sudah membantu, saya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya. Hal ini merupakan kewajiban Pemerintah Daerah untuk membantu perawatan Made Soma secara berkelanjutan,” kata Suwirta. (119)

Baca juga :  Remaja Dililit Ular Piton "Melik", Pihak Keluarga Gelar "Bayuh Oton"

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini