Tanah Longsor Timpa Bangunan Warga, Kerugian Capai Ini

0
12
Picsart 01 17 01.13.55
BERSIHKAN LONGSORAN - Warga sekitar dibantu TNI, saat gotong royong membersihkan longsoran tanah  yang menimpa rumah Sedra di Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Sukawati, Gianyar, Minggu (17/1/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Musim hujan yang terjadi belakangan ini menimbulkan sejumlah bencana alam di Kabupaten Gianyar, Sabtu (16/1/2021) hingga Minggu (17/1/2021). Di antaranya  bencana alam tanah longsor menimpa bangunan milik I Made Sedra (59) di Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Sukawati, Gianyar.

Bangunan dapur dan kamar mandi milik korban Sedra ditimpa tanah longsor dari senderan dan tembok batas pekarangan rumah milik I Wayan Sudiarta (37) di Banjar Negari, Desa Singapadu tidak lain tetangga korban. Akibat hujan deras longsoran terjadi hingga dua kali, pertama longsoran sepanjang 5 meter menimpa dapur dan kamar mandi, kemudian musibah kedua kali longsor sepanjang 7 meter menimbun akses jalan menuju rumah Sedra.

Baca juga :  Terminal Batubulan Juga Didisinfektan

Setelah petugas desa, TNI, Polri dan BPBD Gianyar turun untuk melakukan peninjauan dan pendataan, Minggu (17/1/2021) pagi pihak keluarga terdekat melakukan gotong royong untuk membersihkan longsoran tersebut.

Korban I Made Sedra mengatakan sebelum kejadian terjadi hujan deras seharian. Musibah pertama terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Sedra mengaku mendengar suara gemuruh di samping rumahnya. Setelah dicek ternyata  senderan batas pekarangan rumah milik Sudiarta longsor sepanjang 5 meter menimpa dapur dan kamar mandi milik korban.

Baca juga :  Anggota DPRD Klungkung Meninggal Saat Kunker di Bandung

Karena hujan lebat, Sedra tidak berani membersihkan dan takut terjadi hal-hal tidak diinginkan, sehingga dibiarkan. longsor susulan kembali terjadi. Senderan tembok pekarangan Sudiarta kembali roboh sepanjang 7 meter, mengakibatkan akses jalan masuk menuju rumah Sedra tertutup material tanah longsor.

Atas kejadian ini, pihak Desa Singapadu Tengah, Kelian Banjar Negari dan unit PRC Polsek Sukawati didampingi Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan pengecekan lokasi bangunan pagar penyengker yang roboh. Petugas BPBD Gianyar pun sudah menijau tempat kejadian sebagai analisis puing puing harus dibersihkan, sehingga dilakukan gotong royong pembersihan. Atas kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil diperkirakan Rp50 juta.

Baca juga :  Eksekusi Damai Desa Pakudui Berlangsung Aman

Plt. BPBD Kabupaten Gianyar, Ngakan Dharma Jati mengatakan pihaknya sudah ke lokasi dan melakukan pendataan terhadap musibah ini. Karena banyaknya musibah ditangani pada Sabtu dan Minggu ini, sehingga pihaknya mengutamakan bencana alam yang lebih parah. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini