Korban Pembunuhan Diduga Pakai Foto Orang Lain di Aplikasi Michat

0
54
Picsart 01 17 01.16.21
LOKASI KEJADIAN - Kos tempat terbunuhnya Dwi Carica Lestari (24) di Jalan Tukad Batanghari, Penjer, Denpasar Selatan.

Panjer, DENPOST.id

Aparat kepolisian masih memburu pembunuh perempuan muda, Dwi Carica Lestari (24) di salah satu home stay di Jalan Tukad Batanghari, Penjer, Denpasar Selatan (Densel), pada Sabtu (16/1/2021). Berdasarkan rekaman CCTV, keterangan saksi-saksi dan hasil percakapan korban melalui aplikasi di HP, polisi berhasil mengidentifikasi identias pelaku.

“Polisi masih memastikan motifnya. Namun dugaan awal, kasus pembunuhan tersebut bermotif perampokan. Usai berhubungan badan, pelaku menggorok leher korban dan pengambil HPnya,” bisik sumber polisi di Polresta Denpasar, Minggu (17/1/2021).

Baca juga :  Dua Pura di Abiansemal Dibobol Garong

Menurutnya, korban diyakini memasang foto profil orang lain bernama Enggel di akun Michatnya. Dan ada sejumlah foto tanpa busana yang dipasang di akunnya untuk mencari pelanggan pria hidung belang. “Foto yang beredar di masyarakat itu bukanlah korban. Itu foto orang lain,” tegas sumber polisi.

Beredar rekaman CCTV seorang pria berjaket merah dan memakai helm Gojek, apakah itu diduga pelaku ? Menurutnya, jika CCTV di lokasi kejadian memang merekam seseorang yang diduga pelaku pembunuhan.

Baca juga :  Membaik, Empat Pasien Covid-19 Tinggal Tunggu Hasil Swab

Dari rekaman kamera 5 yang berada pada tangga, tampak merekam terduga pelaku yang datang sendirian. Dia mengenakan baju merah, celana pendek hitam. Di tangan kanannya dia memegang HP. Selain itu, dari anak tangga pertama menuju lantai dua di kamar korban, dia tidak mengenakan sandal sama sekali dan mengenakan helm Gojek. Tampak dia berjalan pelan menuju lantai dua. Dan kamar korban persis berada pada sisi kiri ujung tangga atas. “Orang itu datang sendiri. Dia memarkir sepeda motornya di luar,” ucapnya.

Baca juga :  Emosi, Pria Asal Angantaka Pukul Supir Truk dengan Palu

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Anom Danujaya mengatakan jika kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Ditanya terkait motif pembunuhan itu, dia enggan memberikan penjelesan secara rinci. “Kami masih mengumpulkan alat bukti, mudah-mudahan segera terungkap seperti apa peristiwa sebenarnya. Saat ini sudah ada 4 sampai 5 saksi yang diperiksa,” imbuhnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini