Digulung Air Saat Pindahkan Kayu Penyumbat Bendung, Begini Cerita Sudentra

0
6
Digulung Air Saat Pindahkan Kayu Penyumbat Bendung, Begini Cerita Sudentra
I Ketut Sudentra

Negara, DENPOST.id

Penjaga Bendung Pulukan, I Ketut Sudentra, nyaris dijemput maut saat banjir bandang menerjang Sungai Pulukan, Jumat (15/1/2021) malam lalu. Suami dari Ni Wayan Soni yang juga penjaga bendung Pangkung Medahan ini mengungkapkan, saat banjir bandang dia sempat digulung air. “Saat itu saya mau memindahkan kayu-kayu besar yang menutupi dan memenuhi pintu air dan saluran bendung. Jika tidak dipindahkan, jelas air akan tambah meluap. Saya sendirian. Istri kemudian turun membantu saya. Syukur saya selamat,” ungkap Sudentra saat ditemui di posko bencana alam di Banjar Pasar, Desa Pekutatan, Senin (18/1/2021).

Dikatakannya, banjir bandang di Sungai Pulukan ini yang pertama kali terjadi. “Kalau sebelumnya ada banjir dan air besar. Tapi tidak sebesar sekarang. Yang hanyut banyak kayu-kayu besar dari hutan dan bekas pohon kelapa,” jelas bapak dua anak yang sudah menjadi penjaga Bendung Pulukan sejak 15 tahun lalu itu.

Baca juga :  Dilaporkan Hilang, Pencari Lobster Ditemukan Selamat

Kayu-kayu besar yang memenuhi bendung sudah dibersihkan dengan cara gotong-royong oleh Dinas PU. Sudentra berharap tidak ada lagi banjir bandang seperti tahun ini. “Stop alih fungsi hutan. Kayu-kayu atau pohon di hutan harus tetap terjaga untuk menahan derasnya air hujan dan mencegah longsor,” pungkasnya. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini