Pasar Seni Sukawati Segera Diupacarai, Termasuk Lokasi Pekerja Tewas

0
5
Picsart 01 18 06.42.16
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Luh Gede Eka Suary.

Gianyar, DENPOST.id

Pembangunan Pasar Seni Sukawati kini sudah rampung dibangun. Pemkab Gianyar kini masih menunggu penyerahan dari Pemerintah Pusat. Sebelum ditempati para pedagang, Pasar Seni Sukawati akan segera diupacarai, yakni pecaruan dan melaspas pasar blok A dan blok B.

Menurut rencana, upacara melaspas dan pecaruan akan dilangsungkan pada, Februari 2021. ”Serah terima bangunan Pasar Seni Sukawati dari Kementerian PUPR kepada Pemkab Gianyar sampai saat ini belum dilakukan dan ditarget akhir Januari 2021 ini. Setelah itu, baru akan dilakukan upacara melaspas dan pecaruan di Pasar Seni Sukawati,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Ni Luh Gede Eka Suary, Senin (18/1/2021).

Baca juga :  Para Pemilik Toko ‘’Mesadu’’ ke DPRD Gianyar

Dikatakan Suary, untuk upacara pecaruan dan melaspas sudah dilakukan koordinasi dengan Bagian Kesra Pemkab Gianyar. Bahkan siapa “muput”dalam upacara melaspas sudah dilakukan. “PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) minta batas waktu sampai, 31 Januari 2021, karena masih ada pembersihan dan sedikit perbaikan-perbaikan. Mungkin ada pekerjaan yang perlu dirapikan sedikit. Termasuk masih ada perbaikan rumah warga yang terdampak,” ujar Suary.

Sebelum itu, kewenangan bangunan kata Eka Suary masih pada Satuan Kerja PUPR Pusat. “Serah terima proyek selesai dari pemborong ke PPK sudah berlangsung, 28 Desember 2020. Tetapi ke kita Disperindag Gianyar belum, mereka minta batas waktu 31 Januari 2021 ini,” ucapnya.

Baca juga :  Tingkatkan Kompetensi Aparatur Pasar, Ini yang Dilakukan Disperindag Gianyar 

Menjelang persiapan mengelola Pasar Seni Sukawati, Disperindag Gianyar sudah menugaskan tiga stafnya untuk Bimtek (bimbingan teknis) untuk pengoperasikan alat-alat di Pasar Seni Sukawati. Suary juga menegaskan, saat pecaruan dan melaspas semua area disucikan secara niskala. Termasuk lokasi jatuhnya pekerja hingga menelan korban jiwa. “Saat pecaruan dan pemelaspasan, perwakilan pedagang akan diundang dan diikutsertakan untuk melakukan upacara. Karena pandemi Covid-19 keterlibatan orang akan dibatasi,” tandasnya. (116)

Baca juga :  Cegah Kerumunan, Satpol PP Tongkrongi Lapangan Puputan Badung

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini