DPO Kasus Pemalsuan Surat Vila, Suryadi Menyerahkan Diri

0
11
Picsart 01 18 08.43.52
SERAHKAN DIRI - Terpidana Suryadi yang menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Gianyar, Senin (18/1/1/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Satu persatu Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus pemalsuan surat sebuah vila di Gianyar menyerahkan diri. Kali ini, giliran Suryadi alias Suryadi Aziz yang selama ini menjadi buronan Kejaksaan menyerahkan diri kepada Kejaksaan Negeri Gianyar, Senin (18/1/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.

Terpidana Suryadi ini divonis bersalah berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 544K/Pid/2020 tanggal 30 Juni 2020. Dalam amar putusan hakim, menyatakan terdakwa Suryadi alias Suryadi Aziz telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan surat. MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa, dengan pidana penjara selama empat tahun dan enam bulan. Selanjutnya, menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terpidana dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Baca juga :  Pandemi, Mahasiswa Buleleng Buat Video Kreatif Lawan Covid-19

Menetapkan agar seluruh barang bukti dipergunakan dalam perkara Asral Bin Mohammad Soleh. Sebagai upaya eksekusi, Kejaksaan menerbitkan Pencegahan Bepergian Keluar Negeri sejak tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan 23 April 2020, dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 30 Desember 2020. Terpidana Suryadi sudah dipanggil, namun tidak memenuhi panggilan. Selama ini, diduga Suryadi tinggal di Singapura.

Namun, karena semua terpidana ditangkap dan ada menyerahkan diri, melalui pengacaranya terpidana Suryadi pun menyerahkan diri ke Kejari Gianyar. Kepala Kejari Gianyar, Ni Wayan Sinaryati membenarkan penyerahan diri terdakwa kepada Kejaksaan Negeri Gianyar. Kini, terdakwa dititipkan di Rutan Klas II B Gianyar. (116)

Baca juga :  Disebut Puri Palsu dan Penghianat, Keluarga Besar Puri Anom Tabanan Meradang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini