Di Buleleng, 150 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

0
6
Di Buleleng, 150 hektar Sawah Terancam Gagal Panen
CEK IRIGASI - Komisi II DPRD Buleleng saat mengecek irigasi tertimbun longsor, di Desa Mayong, Kecamatan Seririt Selasa (19/1/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Hujan yang mengguyur wilayah Buleleng menyebabkan longsor di wilayah Desa Mayong, Kecamatan Seririt. Longsor sekitar 30 meter ini menyebabkan irigasi di empat subak tersumbat. Masing-masing Subak Rangdu, Subak Ringdikit, Subak Tua Bubunan dan Subak Anyar Bubunan. Akibatnya, sekitar 150 hektar sawah dan kebun terancam gagal panen.

Komisi II DPRD Buleleng, Selasa (19/1/2021) turun ke lokasi untuk mengecek laporan terkait longsor tersebut. Kelian Subak Anyar Bubunan, Nyoman Surama, mengatakan, longsor terjadi pada 5 Januari 2021 lalu. Panjang longsor mencapai 30 meter dengan kedalaman 15 meter. “Ini saluran utama yang mengairi empat subak. Kalau tidak segera ditangani, nantinya sekitar 150 hektar tanaman padi gagal panen,” ungkapnya.

Baca juga :  Buleleng Gratiskan Uji Cepat Antigen di Pelabuhan Celukan Bawang

Perbekel Rangdu,  I Made Gargita Yadnya, menyampaikan, dengan turunnya para wakil rakyat tersebut diharapkan longsor bisa segera ditangani.

Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Made Mangku Budiasa, dalam kesempatan itu mendesak Pemkab Buleleng agar segera menangani kerusakan sehingga tak terjadi gagal panen. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini