Disiplin Masyarakat Taat Prokes Dinilai Masih Rendah

0
5
Picsart 01 19 01.04.42
DIBINA – Salah seorang warga dibina saat terjaring razia Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jl. A. Yani-Jl. Antasura, Selasa (19/1/2021).

Peguyangan, DENPOST.id

Tingkat kedisiplinan masyarakat soal protokol kesehatan (prokes) dinilai masih rendah. Hal ini diduga menjadi salah satu pemicu positif Covid-19 terus meningkat di Kota Denpasar.
”Kami dari Satpol PP terus meningkatkan gerakan disiplin masyarakat melalui razia prokes dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mencegah meluasnya penularan koronavirus,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela razia gabungan prokes di perempatan Jl. A. Yan-Jl. Antasura Denpasar, Selasa (19/1/2021).

Anom Sayoga mengungkapkan, meski razia gabungan rutin dilaksanakan, masih saja ada yang melanggar. Sosialisasi juga dilaksanakan setiap hari, namun pelanggar masih saja ditemukan. ”Kita sampai menjatuhkan denda kepada masyarakat, tapi pelanggar tetap banyak. Disiplin terhadap prokes masih rendah dan banyak yang mengabaikan bahaya koronavirus,’’ katanya.

Baca juga :  Satpol PP Denpasar Larang Perayaan Pesta Tahun Baru

Melihat hal itu dia menegaskan, pendisiplinan masyarakat di masa pandemi harus gencar dilakukan. Karena masyarakat sebagai benteng utama memutus mata rantai Covid-19. “Kalau masyarakat lengah dan abai, pandemi ini tidak akan berakhir. Mari disiplin menerapkan prokes 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” ajaknya.

Dia menambahkan, razia PPKM yang dilaksanakan di Jl. A. Yani-Jl. Antasura bersama Dishub, TNI, Polri dibantu aparat kelurahan, pecalang dan linmas menjaring 13 pemotor. 7 orang di antaranya didenda dan 6 orang diberi peringatan sekaligus hukuman fisik karena salah memakai masker. (103)

Baca juga :  Kamis, Denpasar Tambah 36 Kasus Positif Covid-19

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini