Hukuman Jerinx Diringankan Hakim PT Denpasar

0
7
Konsep Otomatis
PINDAH - I Gede Ari Astina alias Jerinx SID dipindahkan ke LP Kerobokan, Senin (30/11/2020) siang. DENPOST.id/ist

Dangin Puri, DENPOST.id

Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar rupanya telah menjatuhkan putusan atas banding yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dan pihak terdakwa kasus ujaran kebencian, I Gede Ari Astina alias Jerinx. Drumer grup band SID itu mendapatkan keringanan hukuman yang awalnya divonis 14 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar, kini dipangkas menjadi 10 bulan oleh PT Denpasar.

Menurut Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Sobandi, Selasa (19/1/2021), putusan banding keluar pada 14 Januari 2021 lalu. “Upaya banding yang dilakukan terdakwa dikabulkan. Dia mendapatkan keringanan hukuman yang awalnya 14 bulan penjara menjadi 10 bulan,” ucapnya.

Baca juga :  Aniaya Buruh, Dua Anggota Ormas Diringkus

Sobandi mengatakan, meski terdakwa mendapatkan keringanan massa hukuman, namun hakim tetap memutuskan jika Jerinx bersalah. “Proses hukum tetap berjalan berdasarkan putusan majelis hakim saat sidang di PN Denpasar beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis Bagian Penerangan Hukum Kejati Bali disebutkan, JPU menerima pemberitahuan putusan PT Denpasar pada Selasa, 19 Januari 2021. Dari pemberitahuan tersebut diketahui, majelis hakim PT Denpasar berpendapat terdakwa Jerinx tetap bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana tercantum dalam pasal 28 ayat 2 jo pasal 45A ayat 2 Undang-undang nomor : 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang nomor : 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca juga :  Pastikan Pembangunan SMPN 14 Denpasar, Jaya Negara Lakukan Ini

“Kami mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Denpasar yang tetap menyatakan terdakwa I Gede Aryastina alias Jerinx bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan putusan Pengadilan Negeri Denpasar,” kata Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto.

Terkait putusan selama 10 bulan penjara tersebut, Luga Harlianto menyatakan akan menyampaikan kepada pimpinan secara berjenjang untuk menentukan sikap apakah menerima putusan atau mengajukan kasasi. “Adapun jangka waktu untuk pengajuan kasasi sebagaimana diatur dalam KUHAP yaitu dalam waktu 14 hari sesudah Jaksa menerima pemberitahuan putusan” katanya. (124)

Baca juga :  Polisi Bubarkan Remaja Trek-trekan di Areal Sawah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini