Berakhir Februari, RSUD Klungkung Usulkan Perpanjang Kontrak Ini

0
5
Picsart 01 19 08.48.00
Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma.

Semarapura, DENPOST.id

Masa kontrak tenaga medis yang direkrut khusus untuk melayani pasien Covid-19, di RSUD Klungkung akan berakhir Februari 2021. Namun karena kasus Covid-19 belum berakhir, pihak RSUD kembali mengusulkan untuk memperpanjang masa kontrak perawat dan tenaga pendukung khusus Covid-19 tersebut.

Rencananya, kontrak akan diperpanjang hingga Agustus dengan total anggaran mencapai Rp900 juta.

Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma ketika dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021) mengatakan perpanjangan kontrak tenaga medis Covid-19 ini, tidak hanya dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus tetapi juga karena ada instruksi dari pemerintah pusat agar RSUD menyiapkan dua ruang isolasi cadangan.

Baca juga :  Koster Kunjungi Kerta Gosa dan Monumen Puputan

“Kami usulkan lagi karena juga memang ada permintaan dari pusat, bahwa kita harus siapkan tambahan tempat tidur isolasi. Jadi kami siapkan isolasi cadangan itu, sehingga otomatis tenaga ini (tenaga kontrak) masih kita butuhkan,” ungkap dr. Kesuma.

Menurut dr. Kesuma, saat ini RSUD Klungkung sudah menyiagakan dua ruang isolasi cadangan, yakni ruang isolasi Jambu dan basement. Dengan kapasitas sebanyak 20 tempat tidur di ruang Jambu dan 16 tempat tidur di ruang basement. Walaupun hingga kini kedua ruang isolasi cadangan tersebut masih kosong, tapi sesuai permintaan pusat kedua ruangan ini harus tetap disiagakan.

Baca juga :  Lenyapkan Virus Corona, Pemkab Klungkung Gelar Upacara Pemayuh Alit

“Itu wajib karena permintaan dari pusat, walaupun sekarang masih kosong tetap harus kita siapkan,” katanya.

Sementara untuk tenaga medis yang akan disiagakan di ruang isolasi cadangan tersebut, pihak RSUD Klungkung akan memperpanjang kontrak 40 pegawai yang sudah direkrut pada, 24 Agustus 2020. Sesuai ketentuan, masa kontrak 30 orang perawat dan 10 tenaga pendukung tersebut, akan habis pada Februari 2021.

Namun, untuk proses perpanjangan kontraknya, dr. Kesuma mengatakan dirinya akan bersurat kepada Sekda Klungkung. Apalagi untuk memperpanjang masa kontrak tenaga medis khusus Covid-19, membutuhkan anggaran sekitar Rp900 juta. (119)

Baca juga :  Ajukan 14 Calon Pendonor Konvalesen, Hanya Satu Anggota TNI yang Penuhi Syarat

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini