Lima Napi Kasus Pemalsuan Surat Jalani Isolasi di Ruang Khusus

0
7
Lima Napi Kasus Pemalsuan Surat Jalani Isolasi di Ruang Khusus
Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar, M. Bahrun (kanan) dan Anak Agung Gede Putra Bawa (kiri)

Gianyar, DENPOST.id

Lima orang terpidana kasus pemalsuan surat-surat vila di Ubud, Gianyar yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejari Gianyar, kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Gianyar. Sebelum para terpidana menempati sel, terlebih dahulu dilakukan isolasi di ruangan khusus guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar, M. Bahrun, didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Gianyar, Anak Agung Gede Putra Bawa, Selasa (19/1/2021) mengatakan, untuk terpidana Suryadi Azis yang menyerahkan diri pada Senin (18/1/2021), dia dinyatakan sehat. Selain itu, yang bersangkutan  telah menunjukkan hasil uji usap (swab test) negatif Covid-19.

Baca juga :  Dijambret, Korban Kejar Pelaku Masuk Gang

Meski begitu, Suryadi tetap harus menjalani isolasi di ruangan khusus selama 14 hari ke depan. “Nanti dipantau apakah ada gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19 atau tidak. Kita waspada demi kepentingan bersama,” kata Bahrun.

Selain terpidana Suryadi Azis, 4 orang terpidana lainnya yakni terpidana Hendro Nugroho Prawiro Hartono, Tri Endang Astuti, Asral dan Hartono juga masih menjalani masa isolasi.

Ditegaskan Bahrun, isolasi perlu dilakukan karena sebelum ditangkap dan menyerahkan diri para terpidana sempat pindah-pindah dan kontak dengan orang lain. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid 19. (116)

Baca juga :  Karyawan Warung Makan Babi Guling di Gianyar Tewas Gantung Diri

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini