Hindari Penularan, Masyarakat Diminta Kurangi Bepergian

0
4
Picsart 01 20 12.46.35
DIJARING – Satpol PP bersama Dinas Perhubungan Kota Denpasar menjaring salah seorang pemotor tanpa masker dalam razia Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) dan prokes, di simpang tiga Jl. Cokroaminoto-Jl. Maruti, rabu (20/1/2021).

Pemecutan Kaja, DENPOST.id

Guna mencegah sekaligus memutus penyebaran Covid-19, masyarakat diminta mengurangi mobilitas atau bepergian selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pasalnya, angka positif koronavirus terus naik. Karenanya masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal itu ditegaskan Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayiga, Rabu (20/1/2021).

’’Jumlah pelanggaran prokes tergantung tempat razia PPKM dan sidak prokes. Kalau di tempat keramaian seperti pasar justru pelanggaran prokes sangat kecil. Sementara di pemukiman padat penduduk pelanggaran cukup banyak,’’ katanya.

Baca juga :  Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Hotel Inna Grand Bali Beach

Anom Sayoga menjelaskan, razia gabungan PPKM dan prokes yang digelar di simpang tiga di Jl. Cokroaminoto-Jl. Maruti, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara (Denut) menjaring 9 orang. 7 oramg di antaranya merupakan pemotor tanpa masker, sehingga langsung didenda. Sementara 2 orang lainnya dibina karena salah memakai masker.

Selain razia di Jl. Cokroaminoto-Jl. Maruti, sidak PPKM dilaksanakan serentak di empat kecamatan. ”Razia PPKM dan prokes di empat kecamatan menyasar pasar, tempat usaha, ruang terbuka hijau dan jalan raya guna mencegah klaster baru penularan koronavirua,’’ ujarnya.

Baca juga :  Tiga Hari Warga Kesiman Kertalangu Tak Dapat Air, Ini Penyebabnya

Anom Sayoga mengimbau seluruh lapisan masyarakat mematuhi prokes agar tidak terpapar virus corona. Sebab, lanjutnya, masyarakat garda terdepan untuk memutus mata rantai Covid-19. “Kalau masyarakat tidak disipling menerapkan prokes, niscaya angka positif Covid-19 di Kota Denpasar akan terus meningkat,” pungkasnya. (111)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini