Nelangsa I Made Kuta, Ditinggal Ortu dan Derita Penyakit Kulit

0
9
Picsart 01 21 07.48.15
BEROBAT - Made Kuta, saat diantar pamannya untuk berobat ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Karangasem.

Amlapura, DENPOST.id

Kisah pilu dialami I Made Kuta (4 tahun). Berbeda dengan balita seusianya yang penuh perhatian dari orang sekitar, bocah asal Dusun Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem ini harus hidup tanpa kasih sayang kedua orang tua.

Sang ayah, Ketut Mertijaya pergi entah kemana dan sang ibu, Nyoman Suka memilih menikah lagi. Hidupnya kian nelangsa, dengan penyakit kulit di sekujur tubuhny. Diasuh kakek dan nenek yang hidup serba kekurangan, Kuta hanya bisa pasrah.

Baca juga :  Berobat ke Sanglah, Begini Prosedurnya

Nasib baik masih tersisa, saat kisah Kuta viral diunggah, dia mendapat bantuan pengobatan gratis dari RSUD Karangasem.

Nyoman Salia menuturkan dia dihubungi kadus setempat, untuk datang berobat ke RSUD Karangasem. “Awalnya muncul bintik kecil di perut. Setelah itu menyebar seperti koreng ke seluruh tubuh. Nenek dan kakek, serta kakak mengira bintik tersebut biasa. Selain itu, mereka tak punya biaya untuk berobat,” kata Salia, ditemui Rabu (20/1/2021) saat mengantar Kuta berobat di Poliklinik RSUD Karangasem.

Baca juga :  Desa Duda Timur Ciptakan Bilik Disinfeksi Sendiri

Belum diketahui secara pasti sebab dari penyakit yang diderita Kuta sejak dua bulan lalu. Tiap malam dia selalu tak bisa tidur karena rasa gatal di seluruh tubuhnya. Belum lagi dia harus merasakan tidur tak beralaskan kasur, dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan. Ditambah, dengan kondisi penyakit kulit, dia harus mandi dengan air hujan yang ditampung di sebuah cubang yang kadang dalam kondisi keruh. “Nenek kakeknya cuma petani mente, ayahnya tak pernah pulang sejak 3,5 tahun lalu, Kuta hanya bergantung pada kakek neneknya, ” imbuh Salia.

Baca juga :  Bandar di Kaliasem Terciduk Dengan BB 800 Gram Sabu

Pihaknya berharap dengan pengobatan gratis yang diberikan, Made Kuta dapat lekas sembuh dan bermain ceria seperti anak seusianya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini