Curi Aki, Pemulung Diamankan

0
6
Picsart 01 21 07.48.57
BARANG BUKTI - Polisi menunjukkan barang bukti sejumlah aki, mesin pompa air dan tabung gas elpiji yang diamankan di Mapolres Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Berawal dari kasus pencurian aki milik korban Ni Kadek Juliani (33) alamat Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar akhirnya kasus pencurian lain terungkap oleh polisi.

Yang menjadi tersangka, yakni Fendi alias Takur (21) asal Dusun Torjunan, Desa Ruwetal, Kecamatan/Kabupaten Sampan tertangkap setelah mencuri dua buah aki di bengkel ARM motor milik korban di Jalan Mulawarman No. 88 Lingkungan Tedung, Kelurahan Abianbase, Gianyar.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Losa Lusiano didampingi Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya di Polres Gianyar, Kamis (21/1/2021) menyebutkan pada, Minggu (17/1/2021) sekitar pukul 16.45 Wita, korban Juliani mendengar suara berisik dari dalam bengkelnya. Mendengar suara mencurigakan korban langsung mengecek ke bengkel dan dilihat ada seorang laki-laki yang tidak kenal mengambil sebuah aki yang ada di dalam bengkel. Korban pun sontak berteriak maling kemudian suami korban bangun dari tempat tidurnya kemudian  mengejar laki-laki itu.

Baca juga :  Penyebaran Covid-19 Meluas, Poli RS Sanjiwani dan Dua Puskesmas di Gianyar Ditutup

Karena suami korban tidak menemukan laki-laki tersebut, korban langsung menuju kedepan bengkel dan ditemukanlah satu unit sepeda motor Honda Supra milik pelaku. Korban minta bantuan seorang warga untuk memindahkan/mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti tersebut.

Tim Opsnal Polsek Gianyar mendatangi TKP melakukan olah TKP dan minta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan secara intensif. Diterima informasi dari masyarakat bahwa pelaku masih berada di sekitar TKP, sehingga dilakukan penyisiran dan akhirnya pelaku berhasil diamankan.

Baca juga :  Pemkab Gianyar Pertahankan Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

Pelaku kemudian diinterogasi dan mengakui perbuatannya. Selain mencuri aki milik korban, ternyata pelaku mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian di beberapa tempat, yakni wilayah hukum Polres Bangli.

Kini Takur yang sehari-hari sebagai pemulung dimasukkan dalam jeruji besi Mapolres Gianyar. Atas perbuatannya, tersangka Takur dijerat Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancamana hukuman 5 tahun penjara. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini