Dua Pasien Covid-19 di Jembarana Meninggal Dunia

0
7
Picsart 01 22 06.42.14
MAKAMKAN JENAZAH - Pemakaman jenazah pasien Covid-19, yang meninggal dunia.

Negara, DENPOST.id

Dua pasien Covid-19, di Jembrana kembali meninggal dunia di RSU Negara. Dari informasi, pasien ES (42) asal Pengambengan, Kecamatan Negara masuk ke ruang isolasi Anggrek pada, Selasa (19/1/2021). Ketika dirapid test (uji cepat) antigen mengalami reaktif dan gejala paru pneumonia. Kemudian pada Rabu (20/1/2021) sore keluar hasil swab dan menyatakan pasien positif Covid-19. Pada, Jumat (22/1/2021) pagi pasien meninggal dunia.

“Keluarga setuju untuk penanganan jenazah sesuai protokol Covid-19. Pasien sudah dimakamkan pada Jumat pagi di pemakaman Pengambengan,” kata Humas RSU Negara, Ketut Marini, Jumat (22/1/2021) seizin Direktur RSU Negara.

Baca juga :  KPU Jembrana Diharapkan Susun DPS Lebih Berkualitas

Sementara A.H (60) dari Loloan Timur mengalami suspect Covid-19, dengan mengalami pneumonia. Pasien datang pada Rabu (20/1/2021) dinihari dan menjalani rapid test antigen dan hasilnya negatif.

Pasien mengalami thorax pneumonia. Kemudian dilakukan swab test (uji cepat). Hasilnya keluar Kamis (21/1/2021) dan dinyatakan positif. Pasien meninggal dunia dan sudah dimakamkan Kamis malam.

Sementara dari informasi Satgas Covid-19, guna menekan penyebaran virus corona yang belakangan cukup tinggi di Jembrana, rata-rata jumlah orang terkonfirmasi positif 25 sampai 30 orang per harinya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Virus Corona, Polantas Polres Jembrana Luncurkan Ini

Juru Bicara Covid-19 Jembrana, I Gusti Agung Arisantha mengatakan upaya testing yang dilakukan satgas saat ini melebihi dari standar WHO, di mana seperseribu dari total jumlah penduduk per pekan. Menurut dia, saat ini jumlah penduduk di Jembrana 325 ribu jiwa dan testing yang dilakukan per pekannya mencapai 500 orang. Penanganan juga dengan mengkarantina orang terkonfirmasi Covid-19, baik yang OTG (orang tanpa gejala) dan gejala ringan.

Baca juga :  Mengantuk, Seorang Guru Jatuh ke Bawah Jembatan

Diakui Arisantha, perkembangan Covid-19 di Jembrana di awal tahun 2021 ini meningkat tajam. Dengan jumlah rata-rata harian 30 orang merupakan jumlah yang cukup tinggi. Satgas menyediakan tiga hotel untuk karantina warga yang terkonfirmasi positif tanpa gejala.
(120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini